JOMBANG, MOCOSIK.COM – Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, Pemerintah Kabupaten Jombang memastikan ketersediaan dan stabilitas harga bahan pokok tetap terjaga.
Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jombang melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Pasar Ploso serta distributor minyak goreng di wilayah Kaliwungu, Jumat (13/3/2026) pagi.
Kegiatan sidak dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang, Agus Purnomo, didampingi Staf Ahli, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat yang juga Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Disdagrin, Purwanto, serta Asisten Perekonomian dan Pembangunan Bambang Suntowo.
AguBaca Juga: Sekdakab Jombang Agus Purnomo Serahkan Medali Porprov Jatim VIII Tahun 2023 Cabor Pencak Silat
Turut hadir pula sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), unsur kepolisian dari Polres Jombang, perwakilan Badan Urusan Logistik (Bulog), serta Badan Pusat Statistik (BPS) Jombang.
Dalam sidak tersebut, tim menyisir lapak demi lapak untuk berdialog langsung dengan para pedagang sekaligus memantau ketersediaan stok serta perkembangan harga bahan pokok di pasar.
Sekdakab Jombang Agus Purnomo mengatakan, secara umum kondisi harga pangan di Kabupaten Jombang terpantau stabil dan stok barang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Lebaran.
"Harga terpantau stabil dengan stok yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan warga menjelang lebaran,"kata Agus Purnomo.
Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, sejumlah komoditas bahkan mengalami penurunan harga, khususnya cabai. Harga cabai rawit merah kini berada di kisaran Rp60.000 per kilogram, sementara cabai merah besar turun menjadi sekitar Rp28.000 per kilogram.
Meski demikian, terdapat sedikit kenaikan pada komoditas daging sapi yang kini menyentuh harga Rp120.000 per kilogram, dari sebelumnya sekitar Rp115.000 per kilogram.
“Alhamdulillah secara umum harga sangat stabil. Meskipun ada kenaikan pada komoditas daging, namun bahan lain seperti beras dan minyak tetap terkendali, bahkan cabai mengalami penurunan,"tambahnya.
Pemerintah Kabupaten Jombang juga menyiapkan langkah antisipatif untuk menghadapi potensi lonjakan permintaan menjelang Lebaran. Salah satunya dengan memastikan kelancaran distribusi bahan pokok dari distributor hingga pasar tradisional.