JOMBANG, MOCOSIK.COM – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Jombang mengambil langkah progresif dalam mendukung percepatan penurunan angka stunting di wilayahnya.
Dalam hal ini, Disdikbud Jombang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tajuk“Sinergi Satuan Pendidikan Dalam Upaya Pencegahan dan Penanganan Stunting”yang berlangsung pada 25–26 Mei 2026.
Agenda strategis yang dipusatkan di dua titik, yakni Aula 2 dan Aula Terbuka Disdikbud Jombang ini, dibuka langsung oleh Kepala Disdikbud Kabupaten Jombang, Wor Windari, Senin (25/5/2026).
Jalannya acara turut dihadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan PAUD dan PNF Disdikbud Jombang, Maria Ulfah.
Baca Juga: Disdikbud Jombang Gandeng BAN-PDM Jatim, 37 Sekolah Ikuti Sosialisasi Akreditasi
Ratusan peserta yang terdiri dari kepala sekolah, pengawas, hingga perwakilan guru dari berbagai tingkatan satuan pendidikan tampak antusias menyerap materi dari para ahli yang dihadirkan langsung dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jombang dan RSUD Jombang.
Dalam arahannya, Kepala Disdikbud Jombang Wor Windari memaparkan bahwa persoalan gangguan pertumbuhan pada anak (stunting) merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi bangsa.
Oleh sebab itu, intervensi tidak boleh hanya bertumpu pada sektor medis seperti rumah sakit atau puskesmas, melainkan wajib dikepung dari hulu melalui institusi pendidikan.
"Selesai mengikuti bimtek ini, seluruh peserta berkewajiban untuk langsung melakukan pengimbasan (penyebarluasan program) ke satuan-satuan pendidikan di wilayah kecamatan masing-masing. Kami tunggu aksi nyata dan hasil konkret dari bimtek ini untuk mendukung penuh program Pemerintah Kabupaten Jombang dalam menekan angka stunting,"kata Wor Windari.
Wor Windari menambahkan, penyamaan persepsi di lingkungan sekolah sangat krusial. Sebab, guru dan pengelola sekolah harus jeli dalam memantau tumbuh kembang anak didik, mengawasi pola konsumsi bekal nutrisi di sekolah, hingga memberikan edukasi berkala kepada orang tua wali murid.
Melalui pembekalan materi yang komprehensif mengenai pemenuhan gizi seimbang, deteksi dini gejala stunting, dan sanitasi lingkungan sekolah, Disdikbud Jombang menargetkan seluruh peserta bimtek dapat bertransformasi menjadi agen edukasi garis depan.
"Keterlibatan aktif sektor pendidikan ini diharapkan mampu melahirkan ekosistem sekolah sehat yang ramah anak, sekaligus memastikan target penurunan angka stunting di Kabupaten Jombang dapat tercapai secara optimal, masif, dan berkelanjutan dari tingkat dasar,"pungkas Kepala Disdikbud Jombang, Wor Windari. ***