"Simpang Mengkreng ini masuk tiga besar titik kemacetan paling parah di Indonesia. Sembari mencocokkan waktu pertemuan dengan Ibu Gubernur Jatim, kami mengambil langkah proaktif mendatangi Kementerian PU di Jakarta untuk mengamankan komitmen awal pusat,"tegas Bupati Warsubi.
Sebagai informasi, inisiasi ini merupakan kelanjutan dari kesepakatan ketiga kepala daerah saat memetakan sirkulasi kendaraan langsung di Pos Polisi Mengkreng pada Rabu (8/4/2026) lalu.
Menjadi jalur arteri vital dari arah Surabaya menuju wilayah barat Jawa Timur, Simpang Mengkreng kerap mengalami kelumpuhan total, terutama saat momen mudik lebaran.
Berdasarkan rancangan awal, jalur jembatan layang ini nantinya akan membentang dari arah Jombang, lalu bercabang menjadi dua jalur keluar (ramp off) menuju Kediri dan Nganjuk.***