Hasil autopsi menunjukkan adanya banyak luka akibat benturan benda tumpul di tubuh korban. Penyebab kematian diduga berkaitan dengan resapan darah pada kulit kepala disertai pembusukan organ dalam.
Polisi juga menduga korban mengalami kekerasan menggunakan tangan kosong maupun benda-benda di sekitar lokasi, termasuk tongkat sapu dan ulekan, serta sempat dibenturkan ke dinding dan dicelupkan ke kamar mandi.
Hingga kini, penyidik masih mendalami motif pelaku maupun alasan keluarga tidak segera melaporkan dugaan tindak pidana tersebut.
Polisi menyatakan belum menemukan unsur perintangan penyidikan dari pihak keluarga, meski sempat terjadi penolakan terhadap proses autopsi.***