Dalam melaksanakan tugasnya, pengarah dibantu oleh penanggung jawab bidang serta tim asistensi dan kemitraan.
Terdapat delapan penanggung jawab bidang yaitu:
1. Penanggung Jawab Bidang Substansi Pilar Masyarakat Politik Keamanan ASEAN, yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam)
2. Penanggung Jawab Bidang Substansi Pilar Masyarakat Ekonomi ASEAN, yaitu Menko Perekonomian
3. Penanggung Jawab Bidang Substansi Pilar Masyarakat Sosial Budaya ASEAN, yaitu Menko Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK)
4. Penanggung Jawab Bidang Substansi Umum/Sekretariat Nasional ASEAN, yaitu Menteri Luar Negeri (Menlu) selaku Kepala Sekretariat Nasional ASEAN
5. Penanggung Jawab Bidang Komunikasi, Media, dan Hubungan Masyarakat, yaitu Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo)
6. Penanggung Jawab Bidang Pelaksana KTT dan Logistik, yaitu Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg)
7. Penanggung Jawab Bidang Side Events, yaitu Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN)
8. Penanggung Jawab Bidang Pengamanan, yaitu Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI).
Baca Juga: Kemenag Siapkan Pendaftaran Beasiswa Indonesia Bangkit 2023, Rencana Dibuka Pertengahan April
Sudah menjadi kewajiban bagi Indonesia sebagai negara anggota ASEAN untuk mempersiapkan diri sebagai tuan rumah pada tahun 2023. Oleh karena itu, pembentukan Panitia Nasional Keketuaan ASEAN 2023 adalah langkah penting dalam memastikan kelancaran pelaksanaan acara tersebut.
Menurut Keppres yang telah diterbitkan, tugas panitia nasional sangatlah beragam dan mencakup berbagai bidang, seperti perencanaan, pengorganisasian, koordinasi, persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi rangkaian kegiatan Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023.
Pengarah, yang terdiri dari Presiden dan Wakil Presiden RI, akan memberikan arahan, saran, dan pertimbangan kepada panitia nasional dalam melaksanakan tugas mereka. Sementara itu, delapan penanggung jawab bidang akan membantu pengarah dalam melaksanakan tugas mereka masing-masing.
Sebagai negara tuan rumah, Indonesia juga akan berpartisipasi dalam berbagai pertemuan dan kegiatan ASEAN lainnya, termasuk konferensi tingkat tinggi, pertemuan tingkat menteri dan gubernur bank sentral, pertemuan tingkat pejabat senior, pertemuan tingkat working group, program side events, dan rangkaian pertemuan dan kegiatan ASEAN lainnya.
Pembentukan Panitia Nasional Keketuaan ASEAN 2023 menunjukkan bahwa Indonesia serius dalam mempersiapkan diri sebagai tuan rumah. Dengan adanya panitia nasional yang terdiri dari berbagai pemangku kepentingan, diharapkan bahwa persiapan dan pelaksanaan Keketuaan Indonesia pada ASEAN 2023 dapat berjalan dengan baik dan lancar.***