MOCOSIK.COM - Satpolairud Polres Sumenep berhasil melakukan operasi SAR dengan bantuan dari Pos Kamladu TNI AL Pasongsongan dan Basarnas untuk mengevakuasi ABK Kapal Motor (KM) Jaya Makmur GT 30 yang tenggelam di selatan perairan Pulau Giliraja Kecamatan Giligenting Kabupaten Sumenep.
Berita ini menjadi perhatian publik karena kejadian tersebut mengakibatkan satu ABK hilang.
Kronologi Kejadian
KM Jaya Makmur mengangkut 850 karung garam berangkat dari Pelabuhan Giliraja menuju Panarukan Paiton Probolinggo. Tengah dalam perjalanan, pada pukul 13.00 WIB, kapal tersebut dihantam ombak dan mengakibatkan pecahnya papan lambung kanan dan miring.
Sebuah TugBoat bernama Logindo Progres yang sedang melakukan tugas rutin melakukan pengontrolan dan pengawasan rig pengeboran migas HCML MAC, melihat KM Jaya Makmur dihantam ombak dan miring kemudian tenggelam sekitar pukul 13.55 WIB hari Rabu (03/05/2023).
Evakuasi
Pada hari Kamis (04/05/2023) siang sekitar pukul 11.50 WIB, Tim SAR Gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Sumenep, Basarnas, dan personel Pos Kamladu TNI AL Pasongsongan dengan menggunakan Kapal Speed RIB melakukan penjemputan terhadap 2 awak kapal KM Jaya Makmur yang selamat.
Baca Juga: Polres Bojonegoro Tanggap Atas Laporan Masyarakat Terkait Tambang Pasir Ilegal
Keduanya adalah Nahkada Kapal KM Jaya Makmur Dofir (60 tahun) dan Abdussalam (50 tahun) dengan alamat yang sama, yaitu warga Pelabuhan Sreseh Kabupaten Sampang.
Setelah dievakuasi, kedua ABK tersebut dibawa menuju Pelabuhan Kalianget untuk dilakukan tindakan medis. Sementara itu, satu ABK yang dinyatakan hilang tetap dilakukan upaya pencarian oleh Tim SAR.
Kerugian Akibat Kejadian
Kejadian ini mengakibatkan kerugian yang ditaksir sekitar Rp. 250.000.000,00 (Dua Ratus Lima Puluh Juta Rupiah).***