JOMBANG, MOCOSIK.COM – Klaim Dinas Kepemudaan, Olahraga, dan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Jombang yang menyebut seluruh lapak UMKM di kawasan Stadion Merdeka telah terisi penuh memunculkan sorotan.
Pasalnya, kondisi di lapangan justru menunjukkan banyak kios yang tutup dan tidak beroperasi, sehingga memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengelolaan aset milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.
Pantauan di lokasi memperlihatkan deretan kios memang telah berdiri, namun hanya sebagian yang digunakan untuk aktivitas perdagangan. Selebihnya tampak tertutup tanpa kegiatan usaha.
Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan apakah status "penuh" yang dimaksud hanya berdasarkan data administrasi penyewa, atau benar-benar mencerminkan tingkat pemanfaatan lapak secara nyata.
Baca Juga: Komisi III DPR RI Dukung Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara
Di sisi lain, kondisi banyaknya kios yang tidak aktif juga memunculkan perhatian terhadap potensi penguasaan lapak oleh pihak tertentu.
Apabila terdapat penyewa yang menguasai lebih dari satu kios, tidak mengoperasikan lapaknya, atau mengalihkan pemanfaatan kepada pihak lain tanpa ketentuan yang berlaku, kondisi tersebut berpotensi mengarah pada dugaan monopoli pemanfaatan aset daerah dan bertentangan dengan tujuan penyediaan fasilitas bagi pelaku UMKM.
Sebagai aset milik pemerintah daerah, pengelolaan kios Stadion Merdeka seharusnya mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, pemerataan kesempatan berusaha, serta evaluasi berkala terhadap penyewa.
Keberhasilan pengelolaan tidak hanya diukur dari angka keterisian administrasi, tetapi juga dari tingkat aktivitas usaha, manfaat ekonomi bagi pelaku UMKM, dan kontribusinya terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Karena itu, sejumlah pedagang berharap Pemerintah Kabupaten Jombang melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan lapak, termasuk membuka data jumlah penyewa aktif, tingkat okupansi riil, serta mekanisme pengawasan agar aset daerah benar-benar dimanfaatkan sesuai peruntukannya dan tidak menimbulkan dugaan penguasaan oleh segelintir pihak.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari Dispora Jombang mengenai kondisi kios yang tidak beroperasi maupun hasil evaluasi terhadap pemanfaatan lapak di kawasan Stadion Merdeka.***