MOCOSIK.COM - Masker putih telur sudah lama jadi rahasia kecantikan alami yang diwariskan turun-temurun.
Banyak orang percaya, bahan sederhana ini mampu mengencangkan kulit, mengecilkan pori-pori, dan mengatasi minyak berlebih.
Tak heran, masker putih telur sering jadi pilihan DIY skincare favorit karena murah, mudah dibuat, dan tersedia di dapur siapa pun.
Namun, di balik popularitasnya, ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan. Tak semua manfaat yang diklaim didukung bukti ilmiah kuat, dan ada pula risiko kesehatan yang sering terlewatkan.
• Kandungan dan Klaim Manfaat
Putih telur memang mengandung protein tinggi (terutama albumin), vitamin B, dan berbagai mineral.
Baca Juga: Ciri-Ciri Asam Urat, Kenali Gejalanya Sebelum Terlambat
Berdasarkan kandungan itu, para penggemar masker putih telur meyakini beberapa efek kosmetik berikut:
Efek Mengencangkan Kulit: Saat kering, albumin membentuk lapisan tipis yang memberi sensasi kulit terasa kencang dan pori-pori tampak lebih kecil.
Mengontrol Minyak: Protein dipercaya membantu menyerap kelebihan sebum — cocok bagi pemilik kulit berminyak.
Potensi Anti-Aging: Kandungan protein disebut-sebut membantu menjaga elastisitas kulit dan menyamarkan garis halus.
Mengangkat Komedo: Teksturnya yang lengket dianggap mampu menarik sumbatan pori saat masker dilepas.
Meski terdengar menjanjikan, para dermatolog menegaskan bahwa sebagian besar klaim ini masih bersifat empiris belum terbukti kuat melalui penelitian klinis.