Resiko Mengkonsumsi Gula Secara Berlebihan Dapat Berpengaruh Terhadap Kesehatan

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 06:00 WIB
Efek samping dari konsumsi gula berlebihan termasuk peningkatan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker (Pinterest)
Efek samping dari konsumsi gula berlebihan termasuk peningkatan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker (Pinterest)

 

MOCOSIK.COM - Gula merupakan salah satu bentuk karbohidrat sederhana yang biasanya dihasilkan dari tanaman tebu.

Meskipun juga dapat diperoleh dari sumber lain seperti nektar bunga kelapa, nira aren, pohon palem, buah kelapa, atau pohon lontar.

Salah satu jenis disakarida, yang ditemukan dalam Gula adalah sukrosa. Gula memegang peran penting sebagai sumber energi karena mudah dicerna dan memiliki rasa manis yang khas.

Baca Juga: 4 Manfaat Susu Beruang yang Luar Biasa Bagi Kesehatan, Salah Satunya Menjaga Kesehatan Kulit

Tidak hanya itu, gula juga memiliki pemanfaatan lain, termasuk sebagai bahan dasar dalam produksi minuman beralkohol, sebagai bahan pengawet dalam industri makanan, dan sebagai zat pencampur dalam formulasi obat-obatan.

Konsumsi gula yang berlebihan telah menjadi masalah kesehatan utama akhir-akhir ini. Masyarakat saat ini sering tergiur dengan makanan dan minuman yang tinggi gula seperti soft drink, dessert dan makanan siap saji dengan tambahan gula.

Akibatnya, konsumsi gula melebihi batas yang dianjurkan, yang berdampak buruk bagi kesehatan manusia.

Penelitian ini telah menunjukkan hubungan yang kuat antara konsumsi gula yang berlebihan dan sejumlah masalah kesehatan yang serius.

Efek samping dari konsumsi Gula berlebihan termasuk peningkatan risiko obesitas, diabetes, penyakit jantung, dan kanker. Meningkatnya prevalensi obesitas di seluruh dunia telah menjadi masalah kesehatan global yang mendesak.

Salah satu penelitian yang signifikan adalah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal "JAMA Internal Medicine" pada tahun 2014.

Penelitian ini menyimpulkan, bahwa konsumsi gula tambahan yang tinggi secara signifikan meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular pada orang dewasa. 

Baca Juga: Alasan Kamu Harus Minum Teh Sereh di Pagi Hari, Ini Manfaatnya

Dalam penelitian ini, mereka yang mengonsumsi lebih dari 25% kalori harian dari gula tambahan memiliki risiko kematian karena penyakit kardiovaskular yang lebih tinggi dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi gula tambahan kurang dari 10% kalori harian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

8 Makanan yang Bisa Membantu Mengatasi Asam Urat

Senin, 11 Agustus 2025 | 21:30 WIB
X