MOCOSIK.COM - Beberapa orang mungkin mengalami kentut berbau tak sedap dan menyengat karena kondisi tubuh mereka. Namun, bau kentut seperti itu dapat diatasi dengan mengonsumsi makanan berikut.
Kentut sering dianggap sebagai tindakan yang memalukan, terutama jika bau yang keluar tidak sedap. Akibatnya, orang di sekitarnya mungkin akan menjauh. Sebenarnya, kentut adalah hal yang normal dan alami ketika gas keluar dari usus besar dan kecil dalam tubuh.
Bersendawa juga merupakan proses yang sama, tetapi gas yang dikeluarkan berasal dari saluran pencernaan atas seperti perut dan kerongkongan.
Baca Juga: Khasiat Daun Salam Menyimpan Manfaat yang Luar Biasa, Salah Satunya Menjaga Kesehatan Jantung
Jika gas dalam tubuh tidak dikeluarkan, itu bisa menumpuk dan menyebabkan ketidaknyamanan pada tubuh. Ketika kita makan, makanan, cairan, dan udara ikut tertelan. Beberapa jenis makanan juga dapat menyebabkan lebih banyak bersendawa, seperti permen karet, minuman bersoda, atau minuman yang difermentasi.
Di sisi lain, proses pencernaan juga menghasilkan gas di usus besar dan kecil. Bakteri hidup di usus dan menghasilkan gas saat mereka mencerna makanan.
Setiap orang bereaksi berbeda terhadap makanan yang sama, sehingga beberapa orang mungkin mengeluarkan lebih banyak gas. Meskipun gas yang dikeluarkan seseorang tidak berbau, konsumsi makanan tertentu dapat menyebabkan kentut berbau tidak sedap.
Namun, tidak perlu khawatir, ada beberapa jenis makanan yang dapat membantu mengurangi bau kentut tersebut.
Menurut penelitian dari eatingwell.com (19/04), berikut adalah makanan yang dapat membantu menghindari bau kentut yang tidak sedap:
1. Jahe
Kentut dengan aroma tidak sedap bisa disebabkan oleh makanan yang mengandung belerang, seperti susu, keju, telur, kacang-kacangan, brokoli, bawang merah, dan bawang putih. Ketika bakteri di usus mencerna makanan yang mengandung belerang, mereka mengeluarkan bau seperti telur busuk.
Salah satu makanan yang dapat mengurangi bau tersebut adalah jahe. Menurut penelitian tahun 2018 yang diterbitkan dalam Food Science & Nutrition, senyawa pedas yang terkandung dalam jahe, yang disebut gingerol, dapat membantu meningkatkan pergerakan di saluran pencernaan. Senyawa ini juga dapat membantu meredakan sembelit.
Penelitian yang sama juga mencatat bahwa jahe mengandung enzim yang dapat membantu mengurai gas di saluran pencernaan. Meskipun jahe tidak bisa menyembuhkan kentut, bahan ini dapat ditambahkan ke dalam makanan atau minuman karena manfaat yang ditawarkannya.
2. Makanan yang mengandung probiotik