Makanan yang kaya akan probiotik juga dapat membantu mengatasi bau kentut. Dalam penelitian tahun 2020 yang diterbitkan dalam Nutrients, peneliti menemukan bahwa makanan yang mengandung probiotik dapat meningkatkan kesehatan pencernaan dengan mengurangi gejala intoleransi laktosa.
Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2022 dalam jurnal Cureus, bakteri yang bermanfaat dalam makanan yang mengandung probiotik telah terbukti meredakan gejala kembung dan gas yang terkait dengan sindrom iritasi usus besar (IBS). Bakteri ini juga dapat meningkatkan kesehatan usus dan sistem kekebalan tubuh.
Beberapa makanan yang mengandung probiotik yang dapat dikonsumsi adalah yogurt, kefir, dan miso. Meskipun pada awalnya mungkin akan merasa lebih banyak gas setelah mengonsumsi makanan probiotik, namun gejala ini akan berkurang seiring dengan adaptasi mikrobioma dalam usus terhadap bakteri tersebut, memberikan manfaat baru.
3. Biji Adas
Biji adas adalah salah satu rempah umum yang digunakan di Indonesia. Beberapa budaya juga menggunakan biji adas yang kaya serat sebagai obat. Biji adas sering digunakan untuk membantu pencernaan dan menyegarkan napas.
Menurut penelitian yang dilakukan pada tahun 2022 dalam International Journal of Advances in Nursing Management, minyak yang berasal dari biji adas, yang memiliki sifat antibakteri, dapat meredakan gas, kembung, dan sembelit.
Biji adas dapat dihaluskan dan digunakan sebagai bumbu bubuk untuk memberi rasa pada makanan.
4. Pisang
Jika ingin menghindari kentut yang berbau tidak sedap, coba konsumsi pisang. Pisang mengandung pati resisten yang dapat mengurangi bau tak sedap saat kentut. Pati pada pisang akan diubah menjadi gula sehingga lebih mudah dicerna oleh lambung dan membantu mengurangi bau dan gas berlebih.
Disarankan untuk mengonsumsi pisang hijau mentah yang mengandung lebih banyak pati resisten daripada pisang matang. Konsumsi pisang juga sebaiknya bertahap. Dengan meningkatkan konsumsi serat secara perlahan, sistem pencernaan akan dapat menyesuaikan diri dengan asupan serat yang lebih tinggi, seperti dilaporkan oleh healthline.com.
5. Minum banyak air putih
Selain mengonsumsi makanan yang tepat, disarankan juga untuk minum banyak air putih. Air membantu pergerakan isi saluran pencernaan. Ketika saluran ini bergerak dengan lancar, kemungkinan kentut berbau akan berkurang.
Air dan serat juga bekerja bersama. Jika mengonsumsi lebih banyak serat, disarankan untuk meningkatkan juga asupan air agar keduanya seimbang.
Meskipun konsumsi makanan ini dapat membantu mengurangi bau kentut, jika Anda mengeluarkan gas secara berlebihan dan merasa khawatir, lebih baik berkonsultasi dengan dokter. Namun, jika Anda mengalami kentut berlebihan dan merasa khawatir, lebih baik berkonsultasi langsung dengan dokter.
Catatan: Mohon diingat bahwa informasi yang disediakan di atas hanya bersifat umum dan tidak menggantikan nasihat medis profesional. Setiap individu dapat memiliki respons yang berbeda terhadap makanan dan kondisi kesehatan yang unik. Penting untuk selalu berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi untuk mendapatkan saran yang sesuai dengan kebutuhan pribadi Anda.