Berkunjung ke Desa Pojok Klitih Plandaan Jombang, Mensos Tri Rismaharini Akan Bangun Sumur Bor

photo author
- Selasa, 31 Oktober 2023 | 14:16 WIB
Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini berkunjung ke Desa Pojok Klitih Plandaan Jombang akan membangun Sumur Bor (jombangkab.go.id)
Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini berkunjung ke Desa Pojok Klitih Plandaan Jombang akan membangun Sumur Bor (jombangkab.go.id)

JOMBANG, MOCOSIK,COM - Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini berkunjung ke Dusun Tondowesi, Desa Pojok Klitih, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Minggu, (29/10/2023).

Kunjungan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini bersama Sadarestuwati Komisi V DPR RI, tersebut untuk melihat secara langsung daerah yang terdampak kekeringan di wilayah Kabupaten Jombang.

Hadir mendampingi Mensos, di antaranya: Pj Bupati Jombang, Sugiat S.Sos, M.Psi.,T, diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekdakab Jombang Drs Purwanto MKP, para Kepala OPD terkait, Kepala Dinas Sosial, Kepala BPBD, Kepala Dikbud, Kepala Dinas Kesehatan dan Kepala Perkim Kabupaten Jombang. 

Baca Juga: Wujudkan Pemilu 2024 Damai, Bupati Jombang Sugiat Apresiasi Sispamkota

Dari kunjungan tersebut, pihak Kementerian Sosial RI, berencana akan membangun Sumur Bor untuk mengatasi kebutuhan air bersih warga.

Mensos RI, Tri Rismaharini dalam keterangannya mengatakan, bahwa pihaknya mengecek keberadaan sumber air di Dusun Tondowesi, Desa Klitih. Dari pengecekan itu, ternyata sumber air tersebut sangatlah buruk kualitasnya.

"Karena sumber air yang tadi itu, ternyata kita cek kualitasnya jelek dan itu bahaya sekali,"terangnya.

Menurut Tri Rismaharini, dari pengecekan air tersebut, adanya kandungan kapur dan garam pada sumber, sehingga membuat air yang dihasilkan nanti akan mempengaruhi kesehatan penduduk setempat.

"Kalau mengandung kapur, pasti ginjal yang kena. Tadi ada juga komponen yang cukup berat tadi, mengandung garam dan kapur. Oleh karena itu, kita akan alihkan ke sumber air yang lain,"ungkap Mensos.

Tri Rismaharini mengaku, pihaknya sudah menemukan sumber air lain yang memiliki kualitas air yang memenuhi syarat untuk dikonsumsi dan tidak membahayakan kesehatan.

Namun, untuk memproses sumber air itu, diperlukan pengeboran yang cukup dalam dan membutuhkan waktu yang agak lama.

"Kita sudah temukan sumber air itu. Tapi memang butuh pengeboran yang cukup dalam, yaitu 120 meter. Kemudian gak bisa untuk narik ke atasnya dan harus butuh pompa air,"kata Tri Rismaharini.

"Pompanya juga butuh yang besar, untuk bisa membawa air di lokasi tong-tong (tandon air) yang sudah kita siapkan nanti. Sisanya nanti dinaikkan ke water toren baru, kemudian naik ke tandon atas,"imbuhnya. 

Baca Juga: Pj Bupati Jombang Sugiat Silaturahmi dengan Pimpinan Ormas dan LSM, Ini yang Disampaikan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X