JOMBANG, MOCOSIK.COM - Dunia pendidikan, baik formal maupun non formal selalu menjadi perhatian dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang.
Dalam hal ini, Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos, M.Psi., T didampingi Erwin Pribadi Kepala Desa Kepatihan, Kecamatan Jombang secara simbolis menyerahkan Bantuan Seragam TPQ, bagi siswa dan Guru Ngaji yang dilaksanakan bersamaan dengan Pengajian Rutin, di Aula Kantor Desa Kepatihan. Jumat, (28/6/2024) siang.
Selain itu, Pj Bupati Jombang juga mengapresiasi positif program inovasi Pemerintah Desa Kepatihan, yakni sebagai wujud peduli pendidikan dengan memberikan bantuan seragam kepada 227 murid dan 18 guru TPQ di wilayahnya.
"Saya berharap, bantuan ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi para penerima. Kepada anak-anakku murid TPQ, agar semakin bersemangat untuk mengaji dan mempelajari Al-Qur'an, menjadi anak Sholeh yang Berakhlaqul Karimah dan kepada guru TPQ yang telah mengabdikan diri dengan tulus dalam mendidik anak-anak kita.
Sugiat mengatakan, semoga apa yang Bapak Ibu lakukan, ini mendapat balasan yang berlipat ganda dari Allah SWT.
"Terima kasih Kepala Desa Kepatihan yang telah memiliki inovasi Peduli Pendidikan. Kalau bisa semua desa seperti ini, tentunya sangat luar biasa. SDM kita loh ini, anak-anak kita yang nanti 20 tahun lagi menuju Indonesia Emas,"tambahnya.
Oleh karena itu, Pj Bupati Jombang mengajak semua pihak untuk membangun Jombang bersama-sama. Dengan semangat Giat Bekerja, Berkarya, Giat Berinovasi dan Giat Bersilaturahmi, Pj Bupati Jombang yakin bersama anak-anak dan TPQ, maka generasi Jombang dapat menghadapi tantangan kedepan. Salah satu cara menghadapi tantangan kedepan adalah dengan berinovasi.
Perhatian Sugiat terhadap anak-anak sangat tinggi. Tak hanya memperhatikan edukasi anak, pihaknya mengajak seluruh perangkat desa bersama-sama menyukseskan 10 program prioritas Presiden RI.
"Kita semua terus berupaya agar tidak ada lagi stunting, tidak ada lagi kemiskinan ekstrem. Itu perintah langsung dari Presiden RI melalui Kemendagri,"jelas Pj Bupati Jombang.
Saat ini masih ada angka kemiskinan ekstrem di Jombang. Bayi kurang gizi pun juga masih ada di Kota Santri ini. Pj Bupati Jombang menjelaskan, ternyata stunting juga disebabkan karena pola parenting yang kurang baik.
Baca Juga: KPU Jombang Luncurkan Maskot, Jingle Tahapan Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Jombang Tahun 2024
Maka dari itu, menuju Indonesia emas perlu persiapan. Pj Bupati Jombang mengajak semua pihak mempersiapkan putra-putrinya, salah satunya melalui pendidikan.
"Anak-anak kita harus dipersiapkan, tidak hanya pengetahuan umum tapi juga akhlaknya,"ucap Sugiat.
Artikel Terkait
Polri Tangkap Buronan Paling Dicari di Thailand, Komjen Pol Wahyu Widada: Pelaku Ditangkap di Bali
Sulap Mobil Patroli Jadi Gerobak Sayur, Begini Kata Kapolsek Megaluh Jombang
Oknum BRI Unit Perak Diduga Lakukan Intimidasi, Begini Kata Warga Jika Tidak Mau Tanda Tangan
Pj Bupati Jombang Sugiat Pimpin Sosialisasi Gempur Rokok Ilegal di Wonosalam
Ketua AKD Jombang H Warsubi Hadiri Acara Sedekah Dusun di Desa Pulorejo Jombang