Peringatan Hari Koperasi ke 77, Pj Bupati Jombang Harap Tingkatkan Kualitas SDM Koperasi Menuju Modern

photo author
- Rabu, 17 Juli 2024 | 06:00 WIB
Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 77, Pemkab Jombang menggelar kegiatan acara Seminar Perkoperasian (jombangkab.go.id)
Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 77, Pemkab Jombang menggelar kegiatan acara Seminar Perkoperasian (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Dalam rangka memperingati Hari Koperasi ke 77, Pemkab Jombang menggelar kegiatan acara seminar Perkoperasian dengan tema ”Peningkatan Kualitas SDM Koperasi Menuju Koperasi Modern ".

Kegiatan acara Seminar Perkoperasian tersebut dibuka oleh Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos., M.Psi.T, di Pendopo Kabupaten Jombang, Selasa (16/7/2024).

Hadir pada kegiatan acara seminar Perkoperasian, diantaranya: Asisten, Staf Ahli, Kepala OPD terkait, Pengurus, Pengawas, Manajer dan Karyawan Koperasi di Kabupaten Jombang, Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang, serta menghadirkan narasumber Drs. Priyanto Budi Santoso, dari LPP PT. Dipa Bina Solusi Prima Malang. 

Baca Juga: Peringatan Hari Anti Narkotika, DPC GANN Jombang Gelar Penandatanganan Tolak Narkoba Bersama Warga

Pj Bupati Jombang, Sugiat dalam sambutannya menyampaikan, bahwa beberapa tahun terakhir ini, bangsa-bangsa di dunia tengah menghadapi himpitan krisis yang tidak mudah. Mulai dari krisis ekonomi, krisis pangan, krisis energi, krisis iklim. Bahkan krisis geopolitik yang puncaknya menambah ketidakpastian dalam segala sendi kehidupan.

"Tantangan serupa juga terasa dampaknya dan tengah kita hadapi di tanah air, seperti gejolak harga pangan dan ketidakpastian masa panen,"terangnya.

Sugiat mengatakan, pada peringatan Hari Koperasi ke 77 tahun, ini menjadi penting untuk merefleksikan bagaimana agar peran Koperasi di tanah air semakin strategis dalam menjawab tantangan krisis dan ketidakpastian tersebut, khususnya untuk mempercepat ikhtiar kebangsaan, yaitu keluar dari middle income trap.

"Lebih dari 99% dari pelaku usaha di Indonesia adalah Usaha Mikro. Setiap krisis, jumlah Usaha Mikro semakin meluas dan menyebabkan persaingan ekonomi yang kompleks. Persaingan tidak hanya terjadi antara Usaha Mikro dengan skala yang lebih besar, tetapi bahkan antara sesama Usaha Mikro untuk merebut pangsa pasar yang semakin sempit,"kata Pj Bupati Jombang.

Menurut Pj Bupati Jombang, Usaha Mikro juga mendominasi kelompok yang belum memiliki akses keuangan formal, inovasi dan teknologi, serta paling rentan terhadap perubahan lingkungan.

"Oleh karena itu, untuk mencapai target peningkatan pendapatan perkapita 5 kali lipat pada tahun 2045 dan ini diperlukan transformasi struktur ekonomi yang ada saat ini. Maka, secara operasional, peran koperasi sangat strategis dalam mengonsolidasikan pelaku Usaha Mikro dan kecil, agar dapat meningkatkan skala ekonomi mereka,"ucapnya.

Sugiat menyebut, pondasi ini sedang kita bangun melalui pengembangan Koperasi untuk mengelola komoditas unggulan ekonomi rakyat, yang dapat menghasilkan produk-produk berkualitas dan bernilai ekonomi tinggi.

"Untuk mengupayakan hal tersebut, Koperasi berperan sebagai ekosistem pendukung ekonomi Usaha Mikro dan kecil. Koperasi juga harus terlebih dahulu hadir sebagai pemberdaya anggota dan Koperasi tidak boleh sekedar memenuhi ambisi sebagian pengurusnya saja,"ujar Sugiat.

Pj Bupati Jombang menambahkan, Koperasi harus terus menyempurnakan gerakannya untuk menjawab tantangan zaman yang terus berubah. Ditengah krisis dan ketidakpastian ini, koperasi harus semakin "agile" dengan kemampuan adaptasi cepat, inovatif dan akuntabel.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X