"Meningkatkan gizi dan kesehatan anak - anak, kita membutuhkan kolaborasi yang kuat dan komitmen yang berkelanjutan, agar target 14% bisa tercapai pada tahun 2024,"tegasnya.
Agus Purnomo msnyebut, ikan sangat relevan untuk mendukung program perbaikan gizi masyarakat dan penanganan stunting. Sebab, ikan merupakan sumber protein hewani yang sangat baik untuk pertumbuhan sel-sel tubuh manusia.
Baca Juga: Disdikbud Jombang Gelar Bimtek Implementasi Kurikulum Merdeka Bagi Guru Kelas 1 SD
"Sebagai informasi, Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Kabupaten Jombang tahun 2022 sebesar 38,39% dan terdapat peningkatan pada tahun 2023 menjadi 39,33%,"katanya.
Sekdakab Jombang sangat mengapresiasi Program Dinas Ketaprik, yaitu Sappa Gemari Mencegah Stunting.
"Melalui Sappa Gemari ini, kita akan mendorong peningkatan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber protein yang sangat baik untuk pertumbuhan dan perkembangan anak. Mudah-mudahan, melalui upaya bersama ini, kita bisa menciptakan generasi yang sehat, cerdas dan produktif di masa depan,"pungkas Agus Purnomo.***
Artikel Terkait
Viral Aksi Perampokan di Sumobito Terekam CCTV, Polres Jombang Terjunkan Timsus Buru Pelaku
Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Berhasil Ungkap Narkotika Jenis Sabu yang Dikemas dalam Boneka
Bang Jack Ditunjuk Sebagai Tim Kuasa Hukum Calon Bupati Jombang H Warsubi, Begini Katanya
Grebek Rumah Kos di Blitar, Polisi Selamatkan 26 Orang Calon Pekerja Migran Indonesia CPMI Ilegal
Konsumsi Sabu sebagai Stamina, Sopir Truk Gandeng Asal Jember Diringkus Polres Jombang