Diduga Depresi, Pria Asal Mojokerto Nekat Ceburkan Diri ke Sungai Brantas di Kesamben Jombang

photo author
- Selasa, 17 September 2024 | 18:46 WIB
Diduga Depresi, pria Asal Desa Penompo, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas di Kecamatan Kesamben Jombang (Humas Polres Jombang)
Diduga Depresi, pria Asal Desa Penompo, Kecamatan Jetis Kabupaten Mojokerto nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas di Kecamatan Kesamben Jombang (Humas Polres Jombang)


JOMBANG, MOCOSIK.COM - Diduga Depresi, seorang pria bernama Suprianto (51), asal Desa Penompo, Kecamatan Jetis, Kabupaten Mojokerto nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas.

Mirisnya, pria paruh baya ini akhirnya ditemukan dalam kondisi tewas, setelah dua hari dilakukan pencarian oleh tim SAR.

Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan menjelaskan, pria tersebut nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas, yang terletak di Desa/Kecamatan Kesamben, Kabupaten Jombang saat menaiki perahu penyeberangan, Minggu (15/09/2024) malam.

"Korban menceburkan diri ke Sungai Branta, setelah dia mematikan mesin sepeda motornya di atas perahu tambang,"jelasnya, Selasa (17/09/2024).

Menurut Iptu Niswan, korban meninggalkan motornya Honda Supra X 125, dengan Nopol S 5285 VI di atas perahu. Setelah itu, pemilik perahu melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kesamben.

Baca Juga: Grebek Pengedar Narkoba di Jombang, Dua Pemuda Asal Desa Sumbermulyo Diringkus Polisi

Tidak berlangsung lama, akhirnya polisi bersama tim SAR dan BPBD Kabupaten Jombang, bergegas melakukan upaya pencarian terhadap korban.

"Korban akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi meninggal dunia tadi pagi,"ujarnya.

Dikatakan Iptu Niswan, bahwa jasad korban ditemukan Tim SAR tidak jauh dari lokasi korban menceburkan diri.

"Korban ditemukan dalam posisi mengambang dan tertutup enceng gondok. Berdasarkan laporan dari warga, terus dilakukan pengecekan dan ternyata benar. Korban atas nama Suprianto, dalam keadaan meninggal dunia dan dibenarkan oleh pihak keluarga,"imbuhnya.

Iptu Niswan menyampaikan, korban sebelumnya diduga mengalami depresi. Sehingga hal inilah yang diduga memicu korban melakukan bunuh diri.

"Dari keterangan keluarga, kejiwaan korban labil,"pungkas Kapolsek Kesamben, Iptu Niswan.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Humas Polres Jombang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X