Di era digital dan keterbukaan informasi saat ini, peran humas pemerintah tidak lagi sekadar penyampai pesan, tetapi juga pengelola narasi publik dan garda terdepan citra institusi. Seorang Pranata Humas harus mampu menjalankan peran ganda, yakni sebagai komunikator yang efektif, sekaligus strategis dalam membangun kepercayaan masyarakat.
Namun, tanpa adanya penataan karier yang jelas melalui regulasi yang disosialisasikan dengan baik, maka formasi jabatan yang terencana, dan pembinaan berkelanjutan potensi besar profesi ini tidak akan tergali secara optimal.
Jika ingin mewujudkan humas yang profesional dan adaptif, maka pengembangan karier fungsional harus menjadi prioritas.
• Langkah Strategis Reformasi Karier Pranata Humas
Agar karier Pranata Humas dapat berkembang dengan baik di era Merit System, maka diperlukan beberapa langkah konkret, yaitu:
1. Penetapan Formasi Jabatan
Kaitannya dengan hal itu, Kemenag perlu memperkuat koordinasi dengan KemenPAN-RB dan Komdigi untuk memetakan kebutuhan formasi tiap jenjang. Disamping itu, juga perlu adanya roadmap karier yang dapat diakses oleh seluruh Prahum.
2. Penyelenggaraan Uji Kompetensi yang Terjadwal dan Berkala.
Pada aspek ini meniscayakan Ukom yang dilaksanakan secara konsisten dengan menyiapkan data perencanaan kebutuhan ukom sesuai dengan formasi. Sebelumnya, juga perlu didorong adanya sosialisasi dan pelatihan pra-Ukom untuk mempersiapkan peserta.
Baca Juga: Kemenag Buka Pelaksanaan Peserta PPG bagi 269 Ribu Guru, Ini Persyaratannya
3. Sistem Pembinaan dan Mentoring antar jenjang.
Aspek ini bisa dilaksanakan melalui peran Prahum senior sebagai mentor bagi juniornya.
4. Pelatihan teknis dan strategis perlu diperkuat, termasuk literasi digital dan manajemen komunikasi krisis.
Berdasarkan dari pengalaman, ternyata informasi ketersediaan pelatihan yang bisa diakses secara gratis belum sepenuhnya diketahui oleh Prahum Kemenag.
Pelatihan kehumasan gratis bisa diakses melalui link https://digitalent.komdigi.go.id/# dan https://pintar.kemenag.go.id/.
Artikel Terkait
Kemenag Targetkan Angka Kawin Anak Turun 8,74 Persen di 2024, Agus Suryo Suripto: Dapat Menyebabkan Stunting
Kemenag Mulai Siapkan Layanan Ibadah Haji 1445 H/2024 M, Begini Kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 1445 H/2024 M, Ini Jadwal dan Syaratnya
Panitia Umumkan Hasil Seleksi Pascasanggah CPNS Kemenag 2023, Ini Kelengkapan Dokumen yang Harus Diunggah
Pendaftaran Pelatihan Pusdiklat Teknis Kemenag Ditutup 25 Januari 2024, Suyitno: 126 Ribu Peserta yang Mendaftar