Dengan demikian, kolaborasi intensif antara Kemenag dan Komdigi perlu diperkuat. Sinergi antara instansi pengguna dan pembina ini, sekaligus untuk memastikan kebijakan pengembangan SDM kehumasan selaras.
Dalam kerangka reformasi birokrasi dan profesionalisme ASN, penguatan karier Pranata Humas bukan hanya kebutuhan, melainkan keharusan. Dengan tata kelola yang baik, mereka tidak hanya akan tumbuh secara profesional, tetapi juga menjadi ujung tombak transformasi citra pemerintah di mata publik.
Namun pada akhirnya, wajah lembaga pemerintah adalah wajah yang dibangun oleh humasnya. Jika ingin birokrasi lebih dipercaya oleh masyarakat, maka berikan ruang bagi Pranata Humas untuk berkembang, bukan hanya sebagai pelaksana teknis, tetapi juga sebagai pemikir strategis publikasi kehumasan dibalik kebijakan publik.
Oleh karena itu, hal ini bisa terwujud dengan adanya kolaborasi strategis antara satuan kerja di Kemenag.***
Artikel Terkait
Kemenag Targetkan Angka Kawin Anak Turun 8,74 Persen di 2024, Agus Suryo Suripto: Dapat Menyebabkan Stunting
Kemenag Mulai Siapkan Layanan Ibadah Haji 1445 H/2024 M, Begini Kata Direktur Layanan Haji Luar Negeri Subhan Cholid
Kemenag Buka Pendaftaran Seleksi Petugas Haji 1445 H/2024 M, Ini Jadwal dan Syaratnya
Panitia Umumkan Hasil Seleksi Pascasanggah CPNS Kemenag 2023, Ini Kelengkapan Dokumen yang Harus Diunggah
Pendaftaran Pelatihan Pusdiklat Teknis Kemenag Ditutup 25 Januari 2024, Suyitno: 126 Ribu Peserta yang Mendaftar