Bupati Warsubi Tegaskan Negara Harus Hadir di Tengah Masyarakat, Apresiasi Pilar Sosial Jombang

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Rabu, 18 Juni 2025 | 07:00 WIB
Bupati Jombang Warsubi saat menyerahkan bantuan sosial Lembaga Kesejahteraan Sosial (jombangkab.go.id)
Bupati Jombang Warsubi saat menyerahkan bantuan sosial Lembaga Kesejahteraan Sosial (jombangkab.go.id)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM – Bupati Jombang, Warsubi menegaskan pentingnya kehadiran negara dalam setiap sendi kehidupan masyarakat, terutama bagi kelompok rentan.

Hal ini ia sampaikan dalam kegiatan " Sapa SDM Pilar-Pilar Sosial Bersama Bupati Jombang " yang digelar di Hotel Yusro Jombang, Selasa (17/6/2025).

Acara ini menjadi ajang silaturahmi dan penguatan sinergi antara pemerintah daerah dan para SDM pilar-pilar sosial, seperti Pendamping Program Keluarga Harapan (PKH), Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), Pendamping Rehabilitasi Sosial, serta Taruna Siaga Bencana (TAGANA).

"Keberhasilan negara bukan hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi atau infrastruktur, tetapi dari seberapa kuat negara hadir di tengah masyarakat, terutama yang membutuhkan,"terangnya.

Baca Juga: Bupati Jombang Warsubi Pantau Anting Berlian di Puskesmas Mojowarno

Ia juga memberikan apresiasi tinggi kepada para pilar sosial yang selama ini menjadi perpanjangan tangan pemerintah dalam mendampingi masyarakat.

"Panjenengan semua adalah ujung tombak kesejahteraan sosial yang langsung bersentuhan dengan warga. Setiap hari melihat dan mendengar permasalahan nyata di lapangan,"imbuhnya.

Disebutkan, saat ini Kabupaten Jombang memiliki 156 Pendamping PKH, 42 TAGANA, 21 TKSK, dan 3 Pendamping Rehabilitasi Sosial. Menurut Bupati Jombang, peran mereka sangat penting dalam mewujudkan pelayanan sosial yang adil dan merata.

Bupati Jombang juga mengajak seluruh SDM pilar sosial untuk terus menjaga kekompakan lintas sektor.

"Jangan merasa sendiri. Kita harus saling mendukung dan bekerja sama menyelesaikan persoalan sosial di Jombang,"tegasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Warsubi turut menyerahkan bantuan sosial secara simbolis.

Adapun bantuan yang bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2025 tersebut antara lain:

• Bantuan permakanan senilai Rp636 juta untuk 23 Lembaga Kesejahteraan Sosial (anak, lansia, dan disabilitas).
• Bantuan permakanan perorangan bagi lansia dan disabilitas, masing-masing senilai Rp2,4 juta per tahun.
• Bantuan alat bantu bagi 42 penerima, berupa kursi roda, alat bantu dengar, dan kruk.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X