Cuaca Tak Menentu, Petani Tembakau di Plandaan Jombang Auto Overthinking

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Senin, 7 Juli 2025 | 15:30 WIB
Cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa pekan terakhir membuat para petani tembakau di Kecamatan Plandaan khawatir (Jagad)
Cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa pekan terakhir membuat para petani tembakau di Kecamatan Plandaan khawatir (Jagad)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Cuaca yang berubah-ubah dalam beberapa pekan terakhir membuat para petani tembakau di Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang, dilanda kekhawatiran.

Pasalnya, hujan yang turun di luar musim serta angin kencang dinilai bisa berdampak buruk terhadap kualitas daun tembakau yang sedang dalam masa pertumbuhan.

"Seharusnya sekarang sudah masuk musim kemarau, tapi ini malah kadang mendung, hujan deras, terus terang kami was-was. Kalau daun rusak, nilai jual bisa anjlok,"kata Saidi (54), petani tembakau asal Desa Kampung Baru, Senin (7/7/2025). 

Baca Juga: Pemkab Jombang Dorong Produktivitas Petani Tembakau dan Salurkan Bantuan Sosial di Kabuh

Menurutnya, hujan deras disertai angin yang terjadi beberapa hari terakhir telah menyebabkan sebagian daun tembakau miliknya robek.

Selain itu, kelembaban tinggi akibat cuaca mendung dan berkabut juga meningkatkan risiko serangan jamur dan penyakit embun.

"Kalau daun tembakau kena jamur, warnanya jadi kusam dan susah dijual. Modal tanam besar, tapi kalau rusak ya rugi,"tambahnya.

Berdasarkan prakiraan cuaca, wilayah Jombang diperkirakan masih akan diguyur hujan ringan hingga sedang dalam sepekan ke depan, terutama pada sore hari.

Hal senada juga disampaikan Khoirul Anam, petani asal Desa Tondowulan. Ia mengaku, dengan kondisi cuaca yang tak menentu saat ini, harus ekstra hati-hati dalam merawat tanamannya.

"Kami lakukan penyemprotan fungisida secara berkala untuk mencegah serangan jamur dan rutin pantau perkembangan tanaman,"ucapnya.

Diketahui, tembakau menjadi salah satu komoditas andalan petani di wilayah utara Jombang, khususnya di Kecamatan Plandaan dan Kabuh.

Namun cuaca yang tak menentu, kerap menjadi tantangan besar yang mempengaruhi hasil panen, maupun nilai jual di tingkat tengkulak.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X