Mbak Jawa di Tanah Makassar: Cerita Guru Muda Kiki Novita Sari Mengajar Matematika di Rantau

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Minggu, 26 Oktober 2025 | 07:06 WIB
Cerita Guru Muda Kiki Novita Sari Mengajar Matematika di Rantau Makassar yang dijuluki sebagai mbak Jawa (kemensos.go.id)
Cerita Guru Muda Kiki Novita Sari Mengajar Matematika di Rantau Makassar yang dijuluki sebagai mbak Jawa (kemensos.go.id)

 

MAKASSAR, MOCOSIK.COM – Kiki Novita Sari tak pernah membayangkan langkah hidupnya akan membawanya sejauh ini.

Perempuan berusia 24 tahun asal Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, kini menjadi guru matematika di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 26 Makassar, Sulawesi Selatan.

Merantau untuk pertama kalinya, Kiki belajar beradaptasi dengan budaya, bahasa, dan karakter baru di tanah rantau.

"Ini baru pertama kali saya merantau, dan sejauh ini,"kata Kiki saat ditemui di sela jam mengajarnya di SRMA 26 Makassar, beberapa waktu lalu. 

Baca Juga: Setahun Pemerintahan Prabowo: 166 Sekolah Rakyat Sudah Berdiri dari Target 500, untuk Putus Kemiskinan

Julukan‘Mbak Jawa’pun melekat padanya sejak awal datang. Logat lembut dan gaya bicaranya yang halus membuat rekan guru serta murid langsung tahu, ia bukan orang setempat.

Dari Kendal ke Makassar

Kisahnya bermula ketika Kiki mendaftar menjadi guru Sekolah Rakyat. Saat itu, ia masih berada di Kendal dan baru mengetahui penempatannya setelah dinyatakan lolos.

"Saya kira penempatannya di sekitar Jawa. Ternyata Makassar,"ujarnya sambil tersenyum.

Sebelum menjadi guru Sekolah Rakyat, Kiki pernah bekerja sebagai karyawan swasta dan mengajar matematika di tingkat SMP. Ia juga mengikuti tes PPPK Pemda.

"Sambil menunggu hasil, saya coba daftar di Sekolah Rakyat. Saya pikir, rezeki enggak tahu datangnya dari mana,"katanya.

Dukungan keluarga dan sahabat membuatnya mantap berangkat ke Makassar. Mereka meyakinkannya bahwa Makassar adalah kota besar, akses transportasinya mudah, dan suasananya tak jauh berbeda dengan Semarang.

"Dikasih support sama teman juga. Akhirnya saya ambil, Insya Allah mantap,"ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: kemensos.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X