Ke depan, KOMPAS USU berharap kapasitas organisasi dalam penanganan bencana dapat terus diperkuat. Selain penambahan peralatan seperti perahu dan perlengkapan SAR, organisasi ini juga mendorong kolaborasi yang lebih luas antara USU, pemerintah daerah, NGO, serta komunitas relawan mahasiswa lainnya.
"KOMPAS USU tidak bisa berjalan sendiri. Kerja kemanusiaan adalah kerja kolektif. Kami berharap terbangun sinergi lebih kuat agar mitigasi dan tanggap darurat di Sumut dan Aceh dapat dilakukan lebih cepat, aman, dan tepat sasaran,"tutup Raja Kuat.
Hingga berita ini ditayangkan, tim KOMPAS USU masih berjibaku memberikan bantuan kepada warga terdampak banjir.***
Artikel Terkait
Lowongan Kerja PT Indomarco Prismatama di Medan untuk 6 Posisi Jabatan
Fatimah Muharrami Siswi MAN 1 Medan Ciptakan Aplikasi TUDARA untuk Anti Diskriminasi di Sekolah
Gegara Nunggak SPP, Siswa SD di Kota Medan Sumut Dihukum Belajar Dilantai
BRI Journalism 360 di Kota Medan 2025: Diskusi Seru Insan Pers di Sumut hingga Pelatihan Content Creator Bareng Mahasiswa USU
Unik! Warga Asal Medan Tempuh 188 Hari Jalan Kaki demi Lebaran bareng Prabowo di Istana