"Provinsi berperan dalam fasilitasi pembekalan, persiapan, hingga pemberangkatan calon transmigran,"jelas Isawan.
Ia juga menyebutkan bahwa lokasi penempatan di Waleh SP 3 memiliki potensi besar. Selain lahan yang subur untuk hortikultura dan perkebunan, kawasan tersebut hanya berjarak sekitar satu jam dari kawasan industri besar di Halmahera.
"Artinya, selain mengelola lahan yang telah disiapkan pemerintah, transmigran juga memiliki peluang tambahan untuk terlibat dalam aktivitas ekonomi lainnya,"tambahnya.
Pada tahun 2025 ini, keluarga Muliono menjadi satu-satunya peserta transmigrasi asal Kabupaten Jombang.
Di lokasi tujuan, mereka akan bergabung dengan 24 kepala keluarga lainnya yang telah lebih dahulu menempati kawasan permukiman transmigrasi tersebut.
Muliono, yang sebelumnya bekerja sebagai buruh serabutan di Jombang, mengaku siap mengolah lahan pekarangan serta hunian yang telah disediakan oleh pemerintah pusat demi masa depan keluarganya.***
Artikel Terkait
Bupati Jombang Buka Gelar Potensi Desa dan Pasar Rakyat di Bandarkedungmulyo
Bupati Warsubi Apresiasi Program Rumah Syukur Kemerdekaan Shiddiqiyyah
Getuk Emas Sumobito Tampilkan Potensi Desa dan UMKM, Bupati Warsubi Borong Produk Lokal
Bupati Warsubi Pastikan PBB-P2 Jombang 2026 Turun, Warga Bisa Ajukan Keberatan ke Bapenda
Guru Besar UI Apresiasi Kebijakan Pro-Rakyat Bupati Warsubi Soal Pajak Jombang