JOMBANG, MOCOSIK.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggelar tasyakuran atas capaian Penghargaan Kinerja Pengelolaan Sampah Tahun 2025 dari Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH RI.
Kegiatan yang berlangsung di Pendopo Kabupaten Jombang, Senin (2/3/2026) sore, dihadiri Bupati Jombang Warsubi, Wakil Bupati Salmanudin, Forkopimda, Sekretaris Daerah, jajaran kepala perangkat daerah, serta para pegiat lingkungan.
Kabupaten Jombang berhasil menempati peringkat 16 terbaik nasional dari 35 penerima sertifikat penghargaan menuju Kota/Kabupaten Bersih, dengan nilai capaian 65,47 persen.
Evaluasi tersebut didasarkan pada performa sistem pengelolaan sampah, kebijakan anggaran, serta dukungan infrastruktur sepanjang tahun 2025.
Baca Juga: Talk Show Green Deen HPSN 2026, Kemenag dan DLH Jombang Selaraskan Iman dengan Etika Lingkungan
Dalam sambutannya, Bupati Warsubi menegaskan bahwa penghargaan tersebut merupakan hasil kerja kolektif lintas sektor, mulai dari perangkat daerah, TNI, Polri, hingga kader lingkungan di tingkat desa.
"Penghargaan ini adalah bukti nyata sinergi kita semua. Maturnuwun sanget kepada para kader lingkungan, tenaga kebersihan, serta seluruh masyarakat yang telah mendukung pengelolaan sampah dari hulu hingga ke hilir,"kata Warsubi.
Momen haru terjadi ketika Bupati mengumumkan hadiah umrah bagi petugas kebersihan. Sebagai bentuk apresiasi, lima anggota Satgas Penanganan, Pengelolaan, dan TPA Sampah yang dikenal sebagai Pasukan Kuning akan diberangkatkan ibadah umrah.
Mekanisme pengundian diserahkan kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dari total 459 anggota satgas yang berhak mengikuti undian.
"Keringat dan dedikasi panjenengan semua adalah kunci di balik bersihnya Jombang. Hadiah umrah ini adalah bentuk rasa syukur dan apresiasi kami atas kerja keras para pahlawan kebersihan,"tambahnya, disambut antusias para petugas.
Pada kesempatan tersebut, Bupati juga mensosialisasikan Surat Edaran Program Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah).
Kebijakan ini mewajibkan seluruh instansi pemerintah dan satuan pendidikan melaksanakan gerakan bersih sampah (kurve) rutin setiap Selasa dan Jumat.
Inspektorat dan DLH diminta melakukan monitoring berkala guna memastikan transformasi tata kelola sampah berbasis ekonomi sirkular berjalan optimal.
Artikel Terkait
305 PPPK Paruh Waktu Baru Resmi Bertugas, DLH Jombang Gelar Apel dan Syukuran
DLH Jombang Gelar Timbang Sampah Rutin dan Serahkan Green Loyalty Award 2026
DLH Jombang Sosialisasikan Pengelolaan Limbah B3 Slag Aluminium ke Pelaku Usaha
Peringati HGSMP dan HPN 2026, DLH Jombang Tanam 1.607 Pohon di Wonosalam
DLH Jombang Gelar Forum Perangkat Daerah dan Konsultasi Publik Renja 2027