Video Mesum yang Viral di Sultra Ternyata Berawal dari Penjualan HP, Ini Pengakuannya

photo author
- Selasa, 9 Mei 2023 | 18:02 WIB
Kabar yang viral mengenai video mesum yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) berawal dari penjualan hp (kendariinfo.com)
Kabar yang viral mengenai video mesum yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra) berawal dari penjualan hp (kendariinfo.com)

MOCOSIK.COM - Kabar yang viral mengenai video mesum yang tersebar di Sulawesi Tenggara (Sultra), belakangan ini menghebohkan warga setempat.

Pasalnya, seorang wanita yang dikenal dengan inisial A (23) akhirnya angkat bicara terkait kejadian tersebut.

Menurutnya, video mesum tersebut dilakukan bersama kekasihnya dan direkam di salah satu indekos di Kota Kendari, Sultra pada tahun 2022 lalu.

A mengungkapkan bahwa setelah video tersebut dibuat, mereka langsung menontonnya dan menghapusnya. Namun, HP milik kekasihnya kemudian dijual kepada orang yang tidak dikenal melalui media sosial Facebook.

A merasa terancam ketika orang yang membeli HP tersebut meminta uang sebesar Rp300 ribu jika tidak ingin video mesum tersebut tersebar.

Baca Juga: Viral Video Mesum di Sultra Tersebar di WhatsApp, Selengkapnya Baca Disin

"Saya malu sekali ada video itu di grup-grup semua, jujur saya tidak mau bicara tapi saya harus angkat bicara, karena sudah terlalu banyak informasi kalau pasanganku yang sebar, padahal bukan,"ungkap A.

Saat diancam dan diperas oleh pria tak dikenal, A pun memberitahukan hal tersebut kepada kekasihnya. Namun, kekasihnya menganggap hal tersebut tidak perlu dihiraukan dan memilih untuk tidak memberikan uang tersebut.

A juga mengaku bahwa keluarga dan kekasihnya sendiri tidak terlalu mempermasalahkan video mesum tersebut karena mereka memiliki ikatan yang cukup kuat.

Meski demikian, ia menyesali tindakan membuat video mesum yang telah dilakukan bersama kekasihnya dan menjadi viral di berbagai media sosial.

Oleh karena itu, A dan keluarganya berencana untuk melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Besok rencananya kita mau ke kantor polisi. Keluargaku sedang baku urus di sini di kampung, harus selesai ini masalah, karena posisinya saya korban, bukan saya sendiri yang pergi sebar," lanjutnya.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Kendariinfo.com

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X