Kemenag Dorong Penguatan Sinergi Jaminan Produk Halal Indonesia Malaysia Thailand

photo author
- Selasa, 4 Juli 2023 | 06:15 WIB
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal BPJPH Kemenag mendorong Penguatan sinergi dalam jaminan Produk Halal (kemenag.go.id)
Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal BPJPH Kemenag mendorong Penguatan sinergi dalam jaminan Produk Halal (kemenag.go.id)

MOCOSIK.COM - Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama (Kemenag), Muhammad Aqil Irham, mendorong Penguatan sinergi dalam jaminan Produk Halal.

Sebab, sinergi ini perlu diperkuat melalui inovasi dan transfer teknologi di bidang Jaminan Produk Halal.

Muhammad Aqil Irham menyampaikan, acara Pertemuan The 17th Indonesia, Malaysia, Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2023 Working Group on Halal Product and Services (WGHAPAS) dan The 3rd Strategic Halal Industry Collaboration Task Force (SHICTF) di Bandar Lampung.

Baca Juga: Ini Jadwal Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan CPPPK Kemenag

"Forum IMT-GT WGHAPAS ke-17 dan SHICFT ke-3 ini adalah platform strategis untuk kerja sama Indonesia, Malaysia, dan Thailand dalam bidang Produk Halal,"ujar Muhammad Aqil Irham, saat membuka forum IMT-GT WGHAPAS dan SHICFT 2023 pada hari Minggu (2/7/2023) malam.

"Kami berharap pertemuan ini, dengan Indonesia sebagai ketua IMT-GT WGHPAS, dapat memberikan inspirasi untuk program inovatif dalam 2-3 tahun ke depan."imbuhnya.

Penguatan sinergi dalam inovasi dan pemanfaatan teknologi di sektor industri produk halal memiliki peran penting. Forum IMT-GT WGHAPAS dan SHICFT memberikan kontribusi strategis bagi ketiga negara anggotanya dalam memperkuat ketahanan ekonomi.

Selain itu, Penguatan sinergi trilateral ini juga relevan dengan tantangan di masa depan yang membutuhkan pertumbuhan ekonomi yang cepat, inklusif, dan berkelanjutan dalam era ketidakpastian.

"Penguatan sinergi ini sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dalam KTT IMT-GT ke-15 pada bulan Mei lalu. Ada tiga hal penting yang perlu dikembangkan dalam kerja sama ini, yaitu hilirisasi industri, pengembangan industri halal, dan ekonomi hijau," jelas Muhammad Aqil Irham.

"Dalam pengembangan industri halal, terdapat potensi pasar halal yang besar. Selain itu, efisiensi proses dan percepatan sertifikasi halal, termasuk untuk UMKM, promosi bersama Produk Halal, dan inovasi teknologi sebagai pendukung industri halal, perlu terus didorong dan dikembangkan."ungkapnya.

Muhammad Aqil Irham menyampaikan kegembiraannya dalam forum ini, yang dihadiri oleh delegasi dan perwakilan berbagai pemangku kepentingan. Hal ini termasuk perwakilan perguruan tinggi, pelaku usaha, asosiasi, LPH, konsorsium laboratorium halal, yang merupakan pemangku kepentingan IMT-GT yang diharapkan dapat saling memperkuat kolaborasi dalam Produk Halal.

Baca Juga: Seleksi Kompetensi Calon PPPK Kemenag AKan Digelar Mulai 17 Maret 2023, Cek Ketentuannya Disini

"Kami berharap pertemuan ini, sebagai ketua WGHPAS IMT-GT di Lampung, dapat memberikan inspirasi untuk program inovatif dalam 2-3 tahun ke depan,"tutur Muhammad Aqil Irham.

Muhammad Aqil Irham juga mengajak seluruh anggota delegasi untuk memanfaatkan waktu mereka di Lampung dengan menikmati keindahan alam sekaligus menikmati kuliner khas Sumatera.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X