Polda Jatim Klarifikasi Video Viral Warga Protes Pengurusan SIM di Gresik

photo author
- Rabu, 2 Agustus 2023 | 21:44 WIB
Polda Jatim merespon penyebaran video viral di media sosial tentang tidak berhasil lulus ujian praktek surat izin mengemudi atau SIM C (Humas Polda Jatim)
Polda Jatim merespon penyebaran video viral di media sosial tentang tidak berhasil lulus ujian praktek surat izin mengemudi atau SIM C (Humas Polda Jatim)


MOCOSIK.COM - Seorang Ibu asal Kabupaten Gresik, yang bernama Marita, mengungkapkan protesnya terhadap petugas Satlantas Polres Gresik.

Dalam sebuah video viral berdurasi 4,57 menit, Ibu Marita menyampaikan, bahwa anaknya tidak berhasil lulus ujian praktek surat izin mengemudi atau SIM C sebanyak 13 kali.

Dari video tersebut kemudian menyebar melalui media sosial (Medsos), WhatsApp (WA) dan menjadi viral. Ibu Marita dari Gresik berbicara dalam video tersebut. 

Baca Juga: Beredar Video Viral di Media Sosial Siswi SMP Masturbasi dengan Botol Minyak Telon, Nggak Bahaya Tah!

"Assalamualaikum, salam sejahtera untuk semuanya, hari ini tanggal 1 Agustus 2023 saya mau bercerita sedikit, ini saya mau memberitahukan ke Bapak Kapolri, tadi pagi saya sempat adu mulut dengan petugas Satlantas Polres Gresik, tempat domisili saya, tadi itu saya mau ngantar anak saya kenapa kok sampai 13 kali gak lulus-lulus, ternyata imbauan Pak Kapolri kemarin tidak diberlakukan, jadi tadi saya sempat mau menemui Kasatlantas setelah anak saya tidak diluluskan lagi untuk ke-13 kalinya,”kata ibu tersebut dalam keterangan video viral yang dikutip pada Rabu (2/8/2023).

Menanggapi penyebaran video viral tersebut, Dirlantas Polda Jawa Timur, Kombes Pol M Taslim Chairuddin, meminta maaf atas kejadian tersebut.

Ia juga mengatakan, akan menindaklanjuti informasi yang ada di video viral tersebut dengan membentuk tim untuk melakukan pendalaman. Tim tersebut terdiri dari Itwasda Ditlantas BidPropam.

"Saya Dirlantas Polda Jawa Timur, tentunya ikut bertanggung jawab meskipun pelayanan itu di Polres Gresik. Saya menyatakan permohonan maaf atas kegaduhan ini," ungkap Kombes M Taslim Chairuddin di Bojonegoro, Rabu (2/8/2023).

Kombes Pol M Taslim Chairuddin menjelaskan, bahwa pada prinsipnya Polri tidak alergi terhadap kritik yang bersifat membangun.

Namun, dia menekankan bahwa kritik yang disampaikan oleh elemen masyarakat atau siapapun harus bersifat konstruktif. Apabila ada nuansa yang tidak sesuai dengan fakta, hal tersebut dapat menimbulkan opini negatif.

"Kasihan teman-teman karena Polisi ini kan seluruh Indonesia. Kasihan juga pimpinan yang sudah berupaya keras membangun citra positif, membangun tingkat kepercayaan masyarakat kepada Polri yang secara perlahan sudah mulai teringat kembali," jelas M Taslim Chairuddin.

Baca Juga: Respon Cepat Keluhan Masyarakat, Bupati Jombang Sidak Ketersediaan LPG 3 Kg di Pangkalan

Kombes M Taslim Chairuddin menjelaskan, bahwa dalam pembuatan SIM, Surat Izin Mengemudi (SIM) lebih kepada lisensi daripada sekadar izin.

Untuk mendapatkan lisensi tersebut, ada tiga elemen kompetensi yang harus dipenuhi: pengetahuan atau knowledge, keterampilan atau skill, dan sikap moral atau attitude.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Humas Polda Jatim

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X