JOMBANG, MOCOSIK.COM – Polres Jombang berhasil mengungkap 15 kasus narkoba dan menangkap 18 orang Pelaku, dalam Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2023.
Di samping penangkapan para Pelaku, aparat kepolisian juga berhasil menyita 5.316 butir pil koplo, serta 9,65 gram sabu dari tangan para pengedar.
Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasat Narkoba Polres Jombang, AKP Komar Sasmito menjelaskan, bahwa Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2023 dilaksanakan selama 12 hari, dimulai dari tanggal 14 Agustus hingga 25 Agustus yang lalu.
Baca Juga: Polres Jombang Ringkus Dua Pengedar Narkoba, Jutaan Pil Koplo Disita
Pelaksanaan Operasi Tumpas Narkoba Semeru 2023, tersebut dilakukan dalam rangka untuk mengatasi peredaran narkoba, sekaligus menciptakan kondisi yang aman menjelang Pemilu di Jombang.
"Operasi ini bertujuan untuk mengatasi peredaran dan penyalahgunaan narkotika, serta menciptakan kondisi yang aman selama tahapan Pemilu serentak di wilayah Jombang,"terangnya saat konferensi pers, Selasa, (29/08/2023).
AKP Komar Sasmito mengatakan, dalam 12 hari operasi, petugas dari Satresnarkoba dan Polsek jajaran Polres Jombang, berhasil mengungkap 15 kasus penyalahgunaan narkoba, yang sebagian besar berhubungan dengan peredaran pil koplo.
"Selama Operasi Tumpas Narkoba 2023, petugas kami berhasil mengungkap 15 kasus yang melibatkan 18 pelaku,"katanya.
Menurut AKP Komar Sasmito, dari penangkapan 18 Pelaku, petugas juga berhasil menyita ribuan butir pil koplo dan sejumlah barang bukti lainnya.
"Selain itu, kami juga berhasil menyita barang bukti berupa 9,65 gram sabu-sabu dan 5.316 butir pil koplo. Saat ini, barang bukti tersebut masih dalam tahap satu untuk diajukan ke kejaksaan,"ungkapnya.
AKP Komar Sasmito menambahkan, dari hasil penyelidikan yang dilakukan anggota di lapangan, bahwa peredaran pil koplo tersebut Ditargetkan pada Kalangan Pelajar di Jombang.
Baca Juga: Ungkap Kasus Tabrak Lari, Satlantas Polres Lumajang Raih Penghargaan Dari Dirlantas Polda Jatim
"Pil dobel L ini kebanyakan (dikonsumsi) para pelajar. Namun hingga saat ini, belum terdeteksi adanya jaringan penyalahgunaan narkoba di kalangan anak sekolah," katanya.
Kasat Resnarkoba menambahkan, bahwa selain melakukan penindakan, pihaknya juga berupaya melakukan penanggulangan melalui penyuluhan dan nantinya akan membuat posko anti narkoba di berbagai desa.
Artikel Terkait
Polres Pelabuhan Tanjung Perak Bongkar Peredaran Uang Palsu di Jolotundo Baru Surabaya
Kakor Binmas Baharkam Polri Tinjau PPGD 2023 di Polres Batu Malang
Sat Resnarkoba Polres Jombang Amankan Ribuan Botol Miras Berbagai Merk
Polres Jombang Ringkus Dua Pelaku Pencurian dengan Kekerasan di Gudo
Operasi Pekat Semeru 2023, Polres Jombang Berhasil Ungkap 64 Kasus