"Sebenarnya semua elemen masyarakat di desa Jombang sudah dilibatkan. Mulai dari pekerja dan hal teknis. Semua pihak sudah dilibatkan. Kecuali untuk tenaga ahli, memang diambilkan dari pihak lain,"katanya.
Syaifuddin menambahkan, bahwa semua Proyek DAK Integrasi Kawasan Kumuh sudah dikerjakan secara swakelola.
"Jadi tidak ada yang menggunakan kontraktor, kan pakai sistem swakelola. Akan tetapi kita pakai sistem paket, misalnya pekerjaan A atau B dikerjakan orang lain. Meski demikian, pekerja tetap memakai tenaga warga sekitar Proyek DAK. Khusus untuk tenaga ahli itu pengecualian,"tutupnya.***