nasional

Ahmad Sahroni Minta APH Periksa Anggaran Pemeliharaan Pusat Data Nasional PDN Sebesar Rp700 Miliar

Senin, 1 Juli 2024 | 08:00 WIB
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta Aparat Penegak Hukum (APH), untuk memeriksa penggunaan anggaran pemeliharaan PDN (dpr.go.id)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM - Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni mendorong Aparat Penegak Hukum (APH), untuk memeriksa penggunaan anggaran pemeliharaan Pusat Data Nasional (PDN).

Pasalnya, penggunaan anggaran pemeliharaan yang mencapai Rp700 Miliar, itu tak membuat PDN aman dari peretasan.

"Patut diduga, ada dugaan tindak penyelewengan disana dan ada oknum-oknum yang tidak kompeten di PDN. Jadi, saya kira tidak ada salahnya bagi lembaga penegak hukum, seperti Polri, KPK, Kejagung, untuk mulai menyelidiki dugaan tersebut,"terang Ahmad Sahroni di Jakarta, Minggu (30/6/2024).

Baca Juga: Disahkan Jadi UU, Komisi II DPR RI Sepakati Perppu Pemilu Dibawa ke Rapat Paripurna

Dalam hal itu, Ahmad Sahroni mengaku heran dengan kinerja pihak terkait yang tidak bisa mengamankan PDN dari peretasan. Padahal, mereka sudah disokong dengan anggaran yang sangat besar.

"Dengan dana sebesar itu, masa iya proteksi sibernya mudah dibobol dan tidak bisa dipulihkan. Kan, tidak masuk akal, terus ngapain aja mereka selama ini dengan dana sebesar itu?,"ucapnya.

Ahmad Sahroni juga meminta, agar pejabat di lembaga terkait meningkatkan pengamanan PDN, karena kejadian serupa tidak boleh terulang.

"Masa negara kita dibuat tidak berdaya seperti ini, data sentral dibobol dengan mudah. Sangat fatal dan memalukan,"sebutnya.

Menurut Ahmad Sahroni, harus ada yang bertanggung jawab atas kejadian ini. Bahkan, mereka diminta tak menghindar dengan mencari berbagai alasan.

Baca Juga: Anggota DPR Sartono Minta Penanganan Korban Kebakaran Depo Pertamina Plumpang di Prioritaskan

"Harus ada yang bertanggung jawab atas insiden ini dan jangan cuma ngeles dengan seribu alasan tanpa adanya perbaikan,"tegasnya.


Sebelumnya, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan, bahwa Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) menjadi salah satu lembaga yang memiliki anggaran belanja paling besar diantara kementerian lainnya.

Bahkan, sampai Mei 2024, Kominfo telah membelanjakan APBN hingga Rp4,9 triliun.

Anggaran tersebut digunakan untuk beberapa keperluan. Di antaranya, untuk pemeliharaan dan operasional BTS 4G sebanyak Rp1,6 triliun dan pemeliharaan data center nasional yang mencapai Rp700 miliar.***

Tags

Terkini