nasional

Meutya Hafid Tanggapi Insiden Penembakan Capres AS Donald Trump: Kekerasan Politik Memberi Ancaman Demokrasi

Senin, 15 Juli 2024 | 07:00 WIB
Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid menanggapi tentang insiden Penembakan yang menimpa mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump (dpr.go.id)

 

JAKARTA, MOCOSIK.COM - Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid menanggapi tentang insiden Penembakan yang menimpa mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump saat menyampaikan pidato kampanye, di Pennsylvania, Amerika Serikat pada Sabtu, (13/7/2024).

"Saya mengecam dan mengutuk keras, kejadian penembakan mantan Presiden AS, serta Calon Presiden AS dari Partai Republik, Donald Trump,"terangnya di Jakarta, Minggu (14/7/2024).

Meutya Hafid mengatakan, kekerasan Politik yang memberi ancaman terhadap Demokrasi tidak dapat ditoleransi, apa pun itu bentuknya. 

Baca Juga: Puan Maharani: DPR dan Perangkat Desa Sepakat Hormati Proses Revisi UU Desa

"Kekerasan Politik dalam bentuk apa pun, itu tidak memiliki tempat di tengah masyarakat kita. Maka, kita harus berani melawan segala bentuk kekerasan yang mengancam Demokrasi,"katanya.

Menurutnya, insiden Penembakan yang dialami Donald Trump tersebut dapat menjadi momen reflektif untuk senantiasa menghargai perbedaan pendapat dalam berdemokrasi.

"Kejadian ini menjadi momen untuk mengingatkan kepada semua pihak, agar terus menghormati sistem Demokrasi dan adanya perbedaan pendapat,"ucap dia.

Dalam hal ini, Meutya Hafid turut menyampaikan belasungkawa atas peristiwa nahas yang dialami oleh Donald Trump tersebut.

"Kami turut berbelasungkawa dan menyampaikan rasa duka mendalam terhadap para korban. Kami berharap, Donald Trump serta korban lainnya segera pulih,"pungkas Ketua Komisi I DPR RI, Meutya Hafid.***

Tags

Terkini