nasional

Beraksi di 16 Lokasi, Dua Komplotan Pencuri Sapi di Lumajang Berhasil Ditangkap Polisi

Sabtu, 31 Agustus 2024 | 21:48 WIB
Komplotan pencuri sapi di Lumajang yang berhasil ditangkap polisi (Humas Polres Lumajang)

 

LUMAJANG, MOCOSIK.COM – Polres Lumajang akhirnya berhasil mengungkap komplotan pencurian hewan ternak (Sapi), yang sempat meresahkan warga Lumajang.

Dari pengungkapan kasus pencurian sapi tersebut, Satreskrim Polres Lumajang berhasil membekuk 2 (Dua) orang Pelaku berinisial BS dan KN.

Tak hanya itu, kedua Pelaku yang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka tersebut sempat diberikan tindakan tegas terukur oleh Polisi.

Kapolres Lumajang, AKBP Mohammad Zainur Rofik dalam keterangannya mengatakan, bahwa saat dilakukan penangkapan kedua tersangka sempat melawan petugas.

"Karena sudah membahayakan petugas, maka kita lakukan tindakan tegas terukur kepada kedua Pelaku,"katanya, Jumat (30/8/2024).

Menurutnya, penangkapan Pelaku ini merupakan hasil penyelidikan mendalam atas laporan warga, terkait hilangnya 1 ekor sapi.

"Kedua Pelaku diketahui telah beraksi di 16 lokasi yang berbeda di wilayah Lumajang dan setelah dilakukan pemeriksaan,"imbuh AKBP Mohammad Zainur Rofik.

Baca Juga: Bawa Selingkuhan Kerumah Istri Sah, Ayah di Jombang Aniaya Anak Kandung dan Diancam Akan Dibunuh

Kapolres Lumajang menjelaskan, para Pelaku menjalankan aksinya tersebut dengan cara membuka pintu kandang sapi yang terbuat dari anyaman bambu, kemudian membawanya kabur hewan ternak tersebut.

"Pelaku KN diketahui merupakan residivis kasus serupa, sehingga terbiasa melakukan tindakan kejahatan ini,"ujarnya.

AKBP Mohammad Zainur Rofik menyebut, peristiwa pencurian itu terjadi pada Rabu (21/8/2024) dini hari. Sebelumnya, korban yang bernama Tomo sempat memberikan makan sapinya itu sekitar pukul 22.00 WIB.

"Saat bangun tidur dini hari, lalu Tomo mengecek kandang dan ternyata mendapati sapinya sudah tidak ada. Setelah dilakukan pencarian, sapi tersebut akhirnya ditemukan di desa Kudus, Kecamatan Klakah,"ungkap Kapolres Lumajang.

AKBP Mohammad Zainur Rofik juga mengimbau, agar masyarakat segera melaporkan jika melihat adanya aktivitas yang mencurigakan di sekitar kandang ternak.

Halaman:

Tags

Terkini