nasional

Sembunyi di Surabaya, Begal Brutal yang Pukul Driver Ojol Pakai Besi di Gresik Diringkus Polisi

Sabtu, 23 Mei 2026 | 20:04 WIB
Kuli bangunan asal Sampang nekat begal ojol di Menganti Gresik (Humas Polres Gresik)

 

GRESIK, MOCOSIK.COM – Aksi pembegalan brutal yang menimpa seorang pengemudi ojek online (ojol) di Desa Hendrosari, Kecamatan Menganti, Kabupaten Gresik, berhasil dibongkar cepat oleh aparat Unit Reskrim Polsek Menganti.

Pelaku yang sempat buron ke luar kota akhirnya berhasil diringkus di tempat persembunyiannya di kawasan Semampir, Kota Surabaya.

Kapolsek Menganti, AKP Arif Rahman, membenarkan keberhasilan penangkapan tersebut. Pelaku diketahui bernama Rohan (33), seorang pria asal Desa Banjartabulu, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang, Madura.

Tersangka yang sehari-hari bekerja sebagai kuli bangunan dan mengontrak di kawasan Kenjeran, Surabaya ini ditangkap oleh tim buser tanpa perlawanan berarti. 

Baca Juga: Terbongkar! Jaringan Sabu Lintas Kota di Gresik Digulung, 4 Pengedar Ditangkap

"Pelaku sudah berhasil kami amankan di wilayah Semampir, Kota Surabaya. Setelah ditangkap, pelaku langsung digelandang menuju Mapolsek Menganti guna menjalani pemeriksaan intensif,"kata AKP Arif Rahman, Sabtu (23/5/2026).

Berdasarkan hasil investigasi kepolisian, modus operandi yang dilancarkan tersangka tergolong sadis dan telah direncanakan dengan matang. Pelaku sengaja memesan layanan ojol menggunakan akun palsu untuk memancing korban masuk ke dalam jebakan di lokasi yang sepi.

Begitu sampai di area persawahan yang minim penerangan di Desa Hendrosari, Rohan langsung melancarkan serangan fisik secara membabi buta dari arah belakang.

"Pelaku memancing korban dengan memesan ojol. Begitu tiba di lokasi yang sepi, korban langsung dipukul menggunakan pipa besi berkali-kali hingga terkapar, sebelum akhirnya sepeda motor milik korban dibawa kabur,"ungkapnya.

Akibat penganiayaan berat tersebut, korban mengalami luka parah di bagian kepala dan tubuh serta mengalami trauma psikologis yang mendalam.

Beruntung, tidak lama setelah kejadian, sejumlah warga yang melintas mendengar rintihan korban dan langsung memberikan pertolongan pertama hingga nyawanya berhasil diselamatkan.

Selain mencopot hak kebebasan pelaku, polisi juga berhasil mengamankan barang bukti utama berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi L 6338 CAF milik korban yang belum sempat dijual oleh tersangka.

Kasus pembegalan ini sebelumnya sempat memicu gelombang keresahan dan amarah di kalangan komunitas pengemudi ojek online lintas wilayah Gresik dan Surabaya. 

Halaman:

Tags

Terkini