Bantuan tersebut datang dan membantu Jennie Nabilah untuk melanjutkan pendidikannya. Jennie Nabilah menerima Bantuan itu sebagai tanggung jawab yang harus ia emban dengan sepenuh hati.
Setiap tahap Pendidikan dijalani dengan tekun oleh Jennie Nabilah. Ia mencoba mengasah jiwa kompetitifnya, walaupun ia berada dalam keterbatasan fasilitas. Salah satu contoh, saat ia ingin mengikuti olimpiade dan bukan hanya les yang sulit diakses, bahkan buku soal latihan pun harus ia pinjam dan fotokopi.
"Dulu, saya merasa pesimis saat melihat teman-teman sekelas yang mampu mengikuti les privat olimpiade. Namun, saya percaya yang terpenting adalah tidak membatasi semangat dan keyakinan pada kemampuan diri sendiri. Konsep ini mahal untuk dijalani, tapi pada akhirnya, itulah yang membuat kita maju,"ujarnya.
Penuh semangat, Jennie Nabilah menjalani masa SMP dan SMA dengan semangat belajar yang tinggi. Ia ingin meraih banyak pengalaman dalam setiap tahap kehidupannya, hingga mencapai prestasi gemilang.
Namun, ceritanya mengambil arah yang berbeda. Seperti memutar ulang kaset, Jennie Nabilah dihadapkan pada masalah biaya saat akan melanjutkan ke jenjang Pendidikan selanjutnya.
"Orang yang telah membantu Pendidikan saya dari SMP hingga SMA, hanya bisa mendukung biaya kuliah saya jika saya melakukannya secara mandiri,"ungkapnya.
Namun, matanya tak dapat menyembunyikan rasa terharu. Jennie Nabilah merasa sangat berterima kasih atas bantuan yang telah ia terima dan memungkinkannya untuk menyelesaikan pendidikan SMA.
Namun, hasratnya untuk Kuliah tak pernah pudar. Jennie Nabilah punmencoba mendaftar melalui berbagai jalur, terutama jalur prestasi, dalam upayanya untuk mendapatkan Beasiswa. Namun, usahanya belum membuahkan hasil.
Kesulitan dan kebingungan menghampiri Jennie Nabilah. Masa liburan setelah lulus SMA seharusnya menjadi waktu istirahat yang menyenangkan, justru ia merasa kehilangan arah.
Bahkan dalam diskusi dengan keluarga dan teman-temannya, banyak yang mengatakan, bahwa "Lebih baik tidak perlu Kuliah saja."
Baca Juga: Kabar Gembira! Presiden Jokowi Umumkan Gaji PNS Naik 8 Persen, Tapi Ingat Selengkapnya Baca Ini
"Perasaan sedih sempat menghampiri. Tapi sejak kecil, saya selalu ingin meneruskan Pendidikan lebih tinggi. Terpikirkan dalam benak, apakah ini sudah akhir dari perjalanan saya?,"ujarnya.
Meskipun dalam kondisi sulit, Jennie Nabilah tak pernah menyerah. Ia terus mengasah semangatnya dan percaya, bahwa ada jalan untuk meneruskan Pendidikan.
Oleh karena itu, ketika ada yang bertanya apakah ia ingin belajar lebih tinggi lagi, Jennie Nabilah pun selalu menjawab dengan tegas.
Berkat kepercayaan dan usahanya, Tuhan menjawab doa Jennie Nabilah melalui jalan yang tak terduga. Tiba-tiba saja, ada seseorang yang datang dan menawarkan Bantuan untuk biaya Kuliahnya.