Jadwal Puasa Asyura di Bulan Muharram 2023, Lengkap Dalil dan Hikmahnya

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Jumat, 28 Juli 2023 | 06:15 WIB
Jadwal Puasa Asyura di Bulan Muharram 2023 (Pinterest)
Jadwal Puasa Asyura di Bulan Muharram 2023 (Pinterest)

"Puasa yang paling utama setelah (puasa) Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah - Muharam. Sementara shalat yang paling utama setelah shalat wajib adalah shalat malam." (HR Muslim).

H.M. Anshory, merupakan salah satu penulis buku yang berjudul, Fiqih Kontroversi Jilid 2: Beribadah antara Sunnah dan Bid'ah. Dalam karya tersebut tertulis dalil awal mula Rasulullah memerintahkan untuk berpuasa, seperti yang diketahui bahwa perintah berpuasa Asyura ini bermula ketika Rasulullah hijrah ke Madinah.

"Ketika tiba di Madinah, Rasulullah SAW mendapati orang-orang Yahudi melakukan puasa Asyura. Kemudian, Rasulullah SAW bertanya, 'Hari yang kalian berpuasa ini hari apa?' Orang-orang Yahudi tersebut menjawab, 'Ini adalah hari yang sangat mulia.

Ini adalah hari di mana Allah menyelamatkan Musa dan kaumnya. Ketika itu pula Firaun dan kaumnya ditenggelamkan.

Musa berpuasa pada hari ini dalam rangka bersyukur, maka kami pun mengikuti beliau berpuasa pada hari ini.' Kemudian, Rasulullah SAW bersabda, 'Kami seharusnya lebih berhak dan lebih utama mengikuti Musa daripada kalian.' Lalu, setelah itu, Rasulullah SAW memerintahkan kaum muslimin untuk berpuasa." (HR. Muslim no. 1130).

Perintah yang lainnya juga dapat ditemukan dalam riwayat hadist yang lain.

"Sesungguhnya orang-orang Jahiliyah biasa melakukan puasa pada hari Asyura. Rasulullah SAW pun melakukan puasa tersebut sebelum diwajibkannya puasa Ramadan, begitu pula kaum muslimin saat itu.

Tatkala puasa Ramadan diwajibkan, Rasulullah SAW bersabda, 'Sesungguhnya hari Asyura adalah hari di antara hari-hari Allah. Barang siapa yang ingin berpuasa, silakan berpuasa. Barang siapa meninggalkannya, juga silakan.'(HR. Muslim no. 1126)."

Kedua hadist yang mendukung puasa asyura dinilai shahih, sebagaimana perawinya dikenal dengan baik dan tidak pernah berdusta.

Pada riwayat lain didapatkan hadist yang membahas mengenai puasa Tasua, yakni puasa di hari ke 9 Muharram. Puasa ini dikerjakan untuk menyelisihi umat Yahudi yang sama-sama berpuasa 10 Muharram atau puasa Asyura. Hal tersebut dilakukan agar umat Muslim tidak tasyabbuh atau terlalu menyerupai mereka (Yahudi).

Baca Juga: Doa Setelah Sholat Dhuha dalam Bahasa Latin yang Harus Anda Ketahui

"Wahai Rasulullah, hari ini (10 Muharam) adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nasrani." Lantas beliau mengatakan, 'Apabila tiba tahun depan-insya Allah (jika Allah menghendaki)-kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.'

Ibnu Abbas mengatakan, 'Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia." (HR. Muslim no. 1134)

Bacaan Niat Puasa Asyura Dalam Islam

Dalam menjalankan setiap ibadah, umat Muslim senantiasa harus mengucapkan doa ataupun niat agar ibadah yang akan dikerjakan lebih afdhol. Berikut ini bacaan niat puasa Asyura dalam Islam, yang perlu dilafalkan ketika hendak berpuasa.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Hukum Jika Meninggalkan Sholat Jumat karena Pekerjaan

Minggu, 2 Februari 2025 | 06:00 WIB

10 Kata-Kata Motivasi Islami Penuh Makna Part

Jumat, 17 Januari 2025 | 20:00 WIB
X