Lestarikan Budaya Olahraga Tradisional, Pj Bupati Jombang Tarik Tambang Vs Kades di Plandaan

photo author
- Jumat, 17 Mei 2024 | 12:55 WIB
Melestarikan Budaya olahraga tradisional, Pj Bupati Jombang Sugiat tarik Tambang bersama Kades di Kecamatan Plandaan (jombangkab.go.id)
Melestarikan Budaya olahraga tradisional, Pj Bupati Jombang Sugiat tarik Tambang bersama Kades di Kecamatan Plandaan (jombangkab.go.id)

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pj Bupati Jombang, Sugiat S.Sos, M.Psi.T membuka Pekan Lomba Olahraga Tradisional yang diinisiasi oleh Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Jombang, di Lapangan SDN Karangmojo 2, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang pada Jumat (17/5/2024) pagi.

Hal itu sebagai upaya membudayakan olahraga tradisional, sekaligus melestarikan olahraga tradisional.

Tiba dilokasi, Pj Bupati Jombang yang didampingi Kepala Disporapar Bambang Nurwidjanto, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Senen, Sos, M.Si, Kepala Dinas Kominfo Jombang, Endro Wahyudi, senam bersama dengan seluruh undangan yang hadir, termasuk Pengurus Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Jombang, Camat, Forkopimcam setempat, Kepala Desa, Kepala Sekolah dan para pelajar di wilayah Plandaan.

Baca Juga: Pj Bupati Jombang Serahkan Perjanjian Pemanfaatan Barang Milik Daerah (BMD) Desa Pulogedang

"Semangat Pagi..!!!,"teriak Pj Bupati Jombang menyemangati seluruh peserta yang hadir, dan dijawab dengan penuh semangat dan kompak oleh seluruh peserta. "Pagi.. Pagi.. Pagi..Luar Biasa".

Sugiat menyampaikan, atas nama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang, pihaknya memberikan apresiasi kepada Disporapar Kabupaten Jombang, bersama KORMI Kabupaten Jombang yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat positif ini.

Disampaikan oleh Pj Bupati Jombang yang terkenal dengan ketegasannya, bersih dan responsif ini, bahwa olahraga tradisional merupakan salah satu warisan Budaya Indonesia yang kini mulai tergerus oleh perkembangan zaman.

"Semakin banyak orang yang melupakan dan mengabaikan eksistensi olahraga tradisional. Padahal, permainan ini adalah bagian penting dari identitas Budaya bangsa Indonesia,"terangnya.

Menurutnya, saat ini masyarakat cenderung lebih banyak berkutat dengan gadget, serta berbagai teknologi canggih lainnya. Tentunya, hal ini akan membawa dampak pada menurunnya minat terhadap permainan dan olahraga tradisional.

Serunya kebersamaan Pj Bupati Jombang bersama warga Plandaan saat mencoba olahraga tradisional, seperti egrang, balap karung, terompah panjang, juga tarik tambang. Satu persatu jenis olahraga yang dilombakan tersebut coba diikuti olehnya.

"Kita juga harus bisa meraih banyak prestasi dari olahraga tradisional ini, terlebih untuk Menuju Indonesia Emas 2024. Kita harus persiapkan dari sekarang dan ini adalah kewajiban kita bersama sama untuk mewujudkan Indonesia Emas 2045 bisa tercapai,"tegasnya.

Sugiat menyebut, olahraga tradisional bukan sekadar aktivitas fisik, melainkan cerminan kearifan lokal dan kehidupan masyarakat di masa lampau. Setiap permainan memiliki aturan dan filosofi yang unik dan mencerminkan nilai-nilai luhur, seperti kebersamaan, sportivitas, serta gotong royong.

Saat bermain tarik tambang, Tim Pj Bupati Jombang Vs Tim Kepala Desa di Kecamatan Plandaan, berlangsung seru. Namun akhirnya Tim Pj Bupati Jombang harus mengakui ketangguhan Tim Kepala Desa.

"Saya berpesan, agar permainan dan lomba tradisonal seperti ini sering diadakan, supaya tidak tergerus oleh jaman,"pesannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: jombangkab.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X