Ciptakan Peluang Kerja, Disnaker Jombang Buka Job Fair 2024 dan Sediakan 2.414 Lowongan Kerja

photo author
- Rabu, 26 Juni 2024 | 21:01 WIB
Pj Bupati Jombang saat membuka Jombang Job Fair 2024 (jombangkab.go.id)
Pj Bupati Jombang saat membuka Jombang Job Fair 2024 (jombangkab.go.id)


JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pj Bupati Jombang Sugiat S.Sos., M.Psi resmi membuka Jombang Job Fair 2024, yang mengusung tema "Giat Ciptakan Peluang Kerja, Giat Kerja, Pekerja Kompeten", bertempat di Auditorium Undar Jombang. Rabu, (26/6/2024) pagi.

Pj Bupati Jombang, Sugiat dalam sambutannya menyampaikan, bahwa antusias para pencari kerja sangat luar biasa dengan digelarnya kegiatan dari Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Jombang, yang melibatkan 23 Perusahaan.

"Saya sampaikan penghargaan setinggi-tingginya, atas partisipasi dan keikut sertaan 23 perusahaan dalam Jombang Job Fair 2024,"terangnya.

Baca Juga: Pengukuhan dan Perpanjangan Masa Jabatan Kepala Desa dan BPD, Ini Harapan Pj Bupati Jombang

Pj Bupati Jombang mengatakan, bahwa salah satu faktor penting yang menentukan kemakmuran suatu masyarakat dalam kaitannya dengan kegiatan ekonomi adalah tingkat pendapatan.

"Pendapatan masyarakat atau negara, akan mencapai maksimum apabila tingkat penggunaan tenaga kerja penuh dapat diwujudkan (full employment),"kata Sugiat.

Menurutnya, jika adanya pengangguran akan mengurangi pendapatan masyarakat, sehingga berdampak pada penurunan tingkat kemakmuran negara.

"Pengangguran juga dapat menimbulkan berbagai masalah ekonomi, sosial, kemiskinan, kesehatan, serta mempengaruhi prospek pembangunan di masa yang akan datang,"imbuh Pj Bupati Jombang.

Pj Bupati Jombang menyebut, pengangguran pada umumnya disebabkan oleh jumlah angkatan kerja yang tidak sebanding dengan jumlah lapangan pekerjaan yang tersedia.

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) dapat dihitung dengan membandingkan jumlah pengangguran dengan jumlah angkatan kerja yang dinyatakan dalam persen,"ujarnya.

Adapun strategi Pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Jombang, antara lain: melalui bursa kerja/job fair, perluasan kesempatan kerja melalui pemberdayaan kelompok masyarakat dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM), pelatihan keterampilan bagi pencari kerja, serta adanya kemudahan dalam berinvestasi. 

Forkopimda Jombang bersama Disnaker, DPMPTSP dan para pengelola perusahaan
Forkopimda Jombang bersama Disnaker, DPMPTSP dan para pengelola perusahaan (jombangkab.go.id)

"Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Kabupaten Jombang pada tahun 2023 mencapai 4,66%. Maka terjadi penurunan sebesar 0,81% dari TPT tahun 2022, yang sebesar 5,47%. Meskipun TPT Kabupaten Jombang menurun, masih ada jumlah pengangguran yang perlu mendapatkan penanganan yang sinergi dari berbagai pihak,"ucap Pj Bupati Jombang.

Tingginya angka pengangguran usia muda, rendahnya tingkat pendidikan, keterampilan, kompetensi dan kualitas sebagian angkatan kerja, itu merupakan tantangan dan permasalahan yang perlu dihadapi Kabupaten Jombang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X