Disleksia dapat diterapi secara dini dan lebih besar peluang berhasilnya secara tuntas. Intervensi dini dapat membantu anak-anak disleksia menjadi pembelajar yang terampil.
Selama ini para psikolog mengenal empat jenis terapi disleksia, yaitu terapi wicara (speech therapy), terapi multisensori, terapi program membaca, dan terapi yoga.
Oleh karena itu, keempatnya dipercaya dapat meningkatkan kemajuan otak kecil untuk anak-anak dengan disleksia, dispraksia dan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD). Semuanya itu adalah gangguan neurobiologis yang memengaruhi fungsi otak.***
Artikel Terkait
Gandeng Group Band GIGI dan Padi, Kemenag Bawa Pesan Damai ke Jombang
Kemenag Susun Buku Teks Utama PAI pada Sekolah, Direktur Pendidikan Agama Islam: Ada Tiga Unsur Penting
Surat Edaran Terbit, Menag Minta Seluruh ASN Kemenag Sosialisasikan Larangan Judi Online
Kemenag Gandeng Kemendagri dan Pengadilan Agama Tanggapi Persoalan Nikah Siri
Daftar Nama 394 Jemaah Haji yang Wafat Berdasarkan Data Siskohat Kemenag