Dipicu Tantangan di Medsos, Dua Gengster yang Tawuran di Kelurahan Bloto Mojokerto Dibekuk Polisi

photo author
- Sabtu, 19 Oktober 2024 | 18:40 WIB
Polres Mojokerto Kota berhasil menangkap dua orang Gengster yang tawuran di Kelurahan Bloto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto (Humas Polres Mojokerto)
Polres Mojokerto Kota berhasil menangkap dua orang Gengster yang tawuran di Kelurahan Bloto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto (Humas Polres Mojokerto)

 

KOTA MOJOKERTO, MOCOSIK.COM - Polres Mojokerto Kota berhasil menangkap dua orang Gengster yang Tawuran dan kerab membuat resah masyarakat.

Terakhir, kedua Gengster itu terlibat Tawuran dipicu karena tantangan yang disebarkan melalui media sosial.

Hal itu diungkapkan oleh Kapolres Mojokerto kota, AKBP. Daniel, S, Marunduri S.I.K, M.H melalui Kasat Reskrim Polres Mojokerto Kota AKP Rudy Zeny saat konferensi pers di Aula Gajah Mada Polresta Mojokerto, Jumat, (18/10/2024).

Baca Juga: Aksi Tawuran Saat Karnaval di Desa Rejosopinggir Jombang Berakhir Restorative Justice, 5 Tersangka Dibebaskan

AKP Rudy Zeny menyampaikan, bahwa dua Gengster yang terlibat perkelahian itu adalah kelompok gangster bernama All Star Gangster Mojokerto, melawan Timur Gangster dari Jombang.

"Lokasi perkelahian itu sebelumnya telah ditentukan, yakni di Kelurahan Bloto, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto,"terangnya.

AKP Rudy Zeny menjelaskan, atas tantangan tersebut, Timur Gangster Jombang datang berjumlah 6 orang, yakni dengan membawa 2 buah clurit panjang sekitar 1,5 meter dan 1 clurit sedang.

Sementara dari kelompok All Star Gengster Mojokerto, datang dengan 20 orang dengan membawa 2 clurit besar, 1 buah pedang, 1 lonjor besi beton meser, 3 buah botol bir yang berisi bensin (molotof), kayu balok dan kayu bambu.

"Saat bertemu dilokasi, kelompok All Star melakukan penyerangan kepada kelompok Timur Gengster. Sebanyak 3 orang dari kelompok Timur Gengster mengalami luka bacok, sehingga lari dengan meninggalkan sepeda motornya dan 2 buah Handphone,"jelasnya.

Menurutnya, sepeda motor dan HP tersebut nantinya akan dijual, namun keburu ditangkap Polisi. 

Baca Juga: Polres Jombang Mediasi Warga yang Terlibat Aksi Tawuran Karnaval di Desa Rejosopinggir Tembelang

"Para Pelaku semuanya asal Mojokerto, yakni NG (DPO), WR alias GEMBOT dan CG alias Truss,"imbuhnya.

Dikatakan, AKP Rudy Zeny, masing-masing korbannya adalah AH asal Megaluh Jombang, GY asal Gudo Jombang dan ME Ngoro Jombang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Humas Polres Mojokerto

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X