JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pada Tahap XVI, Pelaksanaan BSPS Kementrian PUPR Tahun 2024, Kabupaten Jombang mendapat alokasi Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) sebanyak 244 unit, di 6 kecamatan yang tersebar di 12 desa.
Bantuan BSPS yang diberikan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementrian PUPR, itu pada tahap sebelumnya telah dialokasikan dan selesai, dilaksanakan sebanyak 700 unit rumah di 11 Kecamatan 32 Desa.
Percepatan dan Evaluasi Pelaksanaan BSPS Wilayah I Jawa Timur Tahun Anggaran 2024.
Baca Juga: Dukung Percepatan Pengentasan Kemiskinan, Dinas Perkim Jombang Salurkan 700 Unit Rumah Program BSPS
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), merupakan program bantuan perbaikan rumah yang dilakukan secara swadaya oleh masyarakat penerima bantuan. Dalam hal ini, masyarakat yang terkategori Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR, ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah hadir dalam penyediaan hunian yang layak.
Perumahan dan permukiman selain menjadi salah satu kebutuhan dasar, juga mempunyai fungsi yang sangat dalam perannya sebagai pusat pendidikan keluarga, persemaian budaya, dan peningkatan kulaitas generasi yang akan datang, serta merupakan pengejewantahan jati diri.
Dengan demikian, upaya menempatkan bidang perumahan dan permukiman sebagai salah satu sektor prioritas dalam pembangunan manusia Indonesia yang seutuhnya adalah sangat strategis
Kepala Dinas Perkim Kabupaten Jombang, Agung Hariadi dalam keterangannya mengatakan, program bantuan diperuntukkan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah, ini sebagai salah satu upaya pemerintah memenuhi kebutuhan dasar masyarakat dan menopang percepatan pengentasan kemiskinan.
"Program BSPS ini diharapkan bisa terus dilanjutkan, guna mengurangi rumah tidak layak huni (RTLH) yang ada di Kabupaten Jombang. Selain itu, program ini bertujuan untuk mendorong dan menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kebutuhan rumah tinggal yang layak huni,"katanya.
Selain itu, lanjut Agung Hariadi, juga memberi stimulan masyarakat kurang mampu dalam merehabilitasi tempat tinggalnya.
Artikel Terkait
Percantik Jalan Gus Dur, Dinas Perkim Jombang Rehabilitasi Drainase dan Trotoar Capai Progres Fisik 60%
Tuntaskan Program Jombang Berkadang 2023, Dinas Perkim Jombang Bangun MCK di Kecamatan Gudo
Kebut Proyek DAK di Sambongduran! Kadis Perkim Jombang: Harus Tuntas Akhir Bulan Januari 2024
Dinas Perkim Jombang dan Pemdes Bantah Tak Dilakukan Sosialisasi Proyek DAK Integrasi Kawasan Kumuh
Revitalisasi Kawasan Permukiman Kumuh, BPN dan Dinas Perkim Jombang Serahkan Ratusan Bantuan PTSL di Desa Jombang