Ungkap Kasus Pembunuhan di Barbershop Jombang, AKP Margono Suhendra: Diduga Motif Asmara

photo author
- Sabtu, 11 Januari 2025 | 06:00 WIB
Ungkap kasus pembunuhan di Barbershop Jombang, AKP Margono Suhendra mengatakan bahwa Diduga ada Motif Asmara (Humas Polres Jombang)
Ungkap kasus pembunuhan di Barbershop Jombang, AKP Margono Suhendra mengatakan bahwa Diduga ada Motif Asmara (Humas Polres Jombang)

 

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Kasus Penganiayaan dan pembunuhan yang terjadi di Masterpiece Barbershop, Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo Jombang berhasil diungkap polisi.

Sebelumnya, Pelaku yang diketahui berinisial FW melakukan penganiayaan terhadap korban SF (24), Warga Desa Pakis, Kecamatan Kunjang, Kabupaten Kediri, hingga meninggal dunia dilokasi kejadian.

Kasus pembunuhan tersebut berhasil diungkap Unit Reskrim Polsek Jombang, yang diback up oleh Satreskrim Polres Jombang.

Kapolres Jombang, AKBP Eko Bagus Riyadi melalui Kasatreskrim AKP Margono Suhendra mengatakan, Pelaku FW merupakan warga Desa Kedungbetik, Kecamatan Kesamben melakukan penganiayaan yang mengakibatkan korban meninggal dunia dan diduga ada motif asmara.

"Motif adanya rasa sakit hati, karena hubungan asmaranya sempat putus yang diduga pacarnya ini memiliki hubungan dengan korban. Sehingga ada rasa sakit hati,"terangnya, Jumat (10/1/2024).

AKP Margono Suhendra menyebut, korban SF awalnya mendapat pesan Whatsapp dari Pelaku FW, karena video tersebut ditujukan dengan harapan SF yang menjalin hubungan dengan pacarnya, itu tidak melanjutkan kembali.

Baca Juga: Viral, Seorang Pemuda Ditemukan Tewas Dibunuh di Barbershop Jombang

Pasalnya, FW mengaku bahwa sempat lamaran dengan pasangan wanita yang dimaksud itu.

"Sebelumnya, Pelaku ini sudah lamaran dengan pacarnya. Akibat pendekatan korban melalui pacarnya ini, sehingga lamarannya dibatalkan dan memang ada rasa sakit hati,"katanya.

Menurutnya, korban dikirimi oleh Pelaku video yang mungkin video asusila dan saat ini pihaknya masih mendalami kasus tersebut.

"Dia berharap, agar korban memutus pacarnya dan Pelaku pun ingin agar acara lamaran itu masih berlanjut,"imbuhnya.

AKP Margono Suhendra menjelaskan, lantaran pesan video itu, kemudian keduanya cekcok dan saling baku hantam.

" Pada saat itu, Pelaku mengambil pisau lipat yang berada di tasnya untuk melakukan penganiayaan terhadap korban SF,"ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: Humas Polres Jombang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X