• Deteksi Dini Perilaku
Psikolog Forensik Dr. Zora Arfina Sukabdi menilai intervensi dini di lingkungan sekolah sangat krusial mengingat pola interaksi sosial generasi muda kini mayoritas bergeser ke komunitas virtual.
• Kebijakan Berbasis Bukti Ilmiah
Guru Besar Hukum Pidana Universitas Indonesia, Prof. Harkristuti Harkrisnowo, mengingatkan agar seluruh instrumen kebijakan pencegahan tetap mutlak menjunjung tinggi hak asasi manusia (HAM) serta berpijak pada data ilmiah (evidence-based policy).
• Kesehatan Mental Interaktif
Praktisi Psikologi Dra. Adityana Kasandra Putranto menambahkan bahwa pembenahan kesehatan mental anak yang mengalami keterasingan sosial merupakan tameng protektif terbaik sebelum mereka terpapar narasi ekstrem.
• Bijak Berinternet
Pakar Analisis Data Dr. Ismail Fahmi mendorong penguatan edukasi publik agar masyarakat, khususnya orang tua, mampu membaca anomali pergerakan algoritma digital yang menyasar anak-anak secara bijak.
Melalui konsolidasi ini, BNPT dan Densus 88 menegaskan pesan kuat bahwa masa depan keamanan nasional tidak lagi sekadar tentang penegakan hukum di hilir, melainkan tentang membangun ekosistem digital yang sehat dan protektif sejak di hulu.***
Artikel Terkait
Modal Mobil Rental, Komplotan Pencuri Lintas Wilayah Bobol Kotak Amal dan Fasilitas 7 Masjid di Pacitan
Buron Dua Tahun, DPO Pembunuhan dan Pengeroyokan di Bondowoso Diringkus Polisi
Batasi Truk Sumbu 3 di Jalur Pantura, Korlantas Polri Terjunkan Drone ETLE di 4 Wilayah
Wajah Baru Terorisme Era Digital: Densus 88 Bedah Strategi Gamifikasi Kekerasan Bersama Akademisi
Fenomena Gunung Es Radikalisme Anak! Wakapolri Dorong Strategi Perlindungan, Bukan Penindakan Dini