Niat Melerai Keributan di Pentas Dangdut, Pemuda Grobogan Jadi Korban Pengeroyokan

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Kamis, 4 Juni 2026 | 18:07 WIB
Pemuda di Grobogan menjadi korban dugaan pengeroyokan saat melerai keributan di pentas dangdut (dok.istimewa)
Pemuda di Grobogan menjadi korban dugaan pengeroyokan saat melerai keributan di pentas dangdut (dok.istimewa)

 

 

GROBOGAN, MOCOSIK.COM – Sebuah acara hiburan orkes dangdut dalam hajatan warga di Desa Kedungrejo, Kabupaten Grobogan, berakhir ricuh.

Pasalnya, seorang pemuda setempat menjadi korban dugaan pengeroyokan saat berusaha melerai keributan yang terjadi di lokasi acara.

Korban diketahui bernama Indra Wijaya (19). Akibat insiden tersebut, ia mengalami sejumlah luka dan harus menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Peristiwa itu terjadi pada Senin (1/6/2026) malam sekitar pukul 22.00 WIB. Berdasarkan informasi yang dihimpun, keributan bermula dari perselisihan antarpenonton di area depan panggung orkes dangdut. 

Baca Juga: Serap Aspirasi Masyarakat, Pj Bupati Jombang Safari Ramadhan di Masjid Al Azhar Desa Grobogan Mojowarno

Melihat situasi mulai memanas, Indra berupaya melerai dan menenangkan para pihak yang terlibat agar keributan tidak meluas. Namun, upaya tersebut justru berujung nahas. Ia diduga menjadi sasaran pemukulan oleh sejumlah orang yang berada di lokasi.

"Saudara saya hanya berniat melerai agar tidak terjadi keributan yang lebih besar. Namun justru dia yang menjadi korban pemukulan,"kata Akbar, saudara korban.

Akibat kejadian itu, Indra mengalami pendarahan pada telinga, luka robek di wajah, serta memar di sekitar mata. Korban sempat menjalani pemeriksaan dan visum di Rumah Sakit Panti Rahayu Yakkum Purwodadi sebelum dirujuk ke RSUD dr. R. Soedjati Purwodadi untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kasus tersebut menjadi perhatian masyarakat setelah video yang memperlihatkan dugaan pengeroyokan beredar luas di media sosial.

Dalam rekaman itu, korban tampak berada di tengah kerumunan sebelum diduga menerima pukulan dari beberapa orang.

Keributan baru dapat diredam setelah aparat keamanan bersama unsur kewilayahan turun ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah konflik meluas.

Baca Juga: Penadah Sapi Curian di Lumajang Ditangkap, Polisi Temukan Senpi Rakitan Saat Buru Pelaku Utama

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X