MAGELANG, MOCOSIK.COM – Pagelaran Indonesia Tipitaka Chanting (ITC) dan Asalha Mahapuja 2570/2026 di kawasan Candi Borobudur tidak hanya menghadirkan pembacaan Kitab Suci Tipiṭaka dan prosesi keagamaan, tetapi juga menampilkan kekayaan seni, budaya, serta nilai-nilai kebajikan melalui empat Kereta Kencana.
Kegiatan yang berlangsung di Taman Lumbini, Candi Borobudur, pada 24–26 Juli 2026 itu diikuti lebih dari 2.000 umat Buddha dari berbagai daerah di Indonesia hingga mancanegara.
Empat Kereta Kencana yang menjadi bagian dari prosesi tersebut yakni Kereta Kencana Mahadhatu, Kereta Kencana Tipiṭaka, Kereta Kencana Dhammacakka, dan Kereta Kencana Stambha Vijaya.
Baca Juga: Kemenag Latih Ribuan Pelaku UMKM Pesantren Kuasai Digitalisasi Bersama Shopee
Masing-masing memiliki makna filosofis yang menggambarkan ajaran Buddha, sekaligus menjadi media edukasi bagi masyarakat.
Kereta Kencana Mahadhatu menjadi salah satu yang paling menarik perhatian. Kereta berbobot sekitar 2,5 ton itu dirancang oleh Y.M. Bhikkhu Sri Pannavaro Mahathera dan diproduksi Sanggar Nakula Sadewa di bawah supervisi I Nyoman Alim Mustapha.
Kereta ini digunakan untuk mengarak Mahadhatu atau Relik Agung Buddha Gotama dari Vihara Mendut menuju Candi Borobudur dalam prosesi Asalha Mahapuja.
Keindahan kereta tersebut tampak pada relief-relief Jātaka yang terinspirasi dari Candi Borobudur, seperti Mora Jataka, Vaṭṭaka Jataka, Sasa Jataka, dan Vessantara Jataka.
Setiap relief mengandung pesan tentang keteguhan, ketenangan batin, pengorbanan, dan kedermawanan.
Sementara itu, Kereta Kencana Tipiṭaka digunakan untuk membawa Kitab Suci Tipiṭaka dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur.
Desainnya memadukan unsur budaya Nusantara dengan tradisi Buddhis negara-negara ASEAN sebagai simbol persaudaraan dan harmoni dalam keberagaman.
Kereta Kencana Dhammacakka menampilkan lambang roda Dhamma berjari-jari 12 yang diapit sepasang kijang.
Artikel Terkait
Kemenag Salurkan Bantuan Rp600 Juta untuk Pembangunan Ruang Kelas Baru di SMPTKN Teluk Wondama Papua Barat
Kemenag dan Kemenbud Gelar Santri Film Festival, Pendaftaran Dibuka 10 November 2025
Prabowo Setujui Pembentukan Ditjen Pesantren, Kemenag Siap Tuntaskan Tahun Ini
Pemkab Jombang Gandeng Kemenag Gelar Aksi Tanam Pohon dan Tebar Ikan di Sendang Slaji
Kemenag Gandeng LPSK Teken Kerja Sama Lindungi Saksi dan Pelapor Korupsi