JOMBANG, MOCOSIK.COM – Ribuan warga memadati Alun-Alun Kabupaten Jombang untuk mengikuti rangkaian peringatan Hari Koperasi Nasional (Harkopnas) ke-79 Tahun 2026, Minggu (2/8/2026).
Kegiatan yang diikuti insan koperasi, pelaku UMKM, dan masyarakat umum itu berlangsung meriah dengan senam massal, jalan sehat, hingga berbagai hiburan.
Acara diawali dengan senam bersama, kemudian dilanjutkan pemberangkatan jalan sehat oleh Bupati Jombang Warsubi dari depan Pendopo Kabupaten Jombang.
Turut hadir Wakil Bupati Jombang Salmanudin, Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang Yuliati Nugrahani Warsubi, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, Sekretaris Daerah Agus Purnomo, unsur Forkopimda, kepala perangkat daerah, pengurus Dekopinda, serta perwakilan gerakan koperasi se-Kabupaten Jombang.
Baca Juga: Bentuk Koperasi Nelayan, Prabowo: Mereka Melaut Bawa Es, Punya Gudang Pendingin
Dalam sambutannya, Ketua Dekopinda Kabupaten Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian Harkopnas tahun ini terselenggara tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
"Alhamdulillah, semua terlaksana karena semangat gotong royong yang menjadi napas gerakan koperasi. Ada yang menyumbang tenaga, pemikiran, hingga dukungan materi sesuai kemampuan. Ini bukti nyata bahwa nilai kebersamaan tidak hanya menjadi konsep, tetapi diwujudkan dalam tindakan,"terangnya.
Sebagai bentuk apresiasi kepada masyarakat, panitia menyediakan berbagai hadiah doorprize. Kejutan utama datang dari Bupati Warsubi yang secara pribadi menyumbangkan dua paket umrah gratis untuk diundi kepada peserta jalan sehat.
Selain kegiatan olahraga, Bupati bersama jajaran Forkopimda juga meninjau stan pasar murah, layanan cek kesehatan, serta pameran UMKM lokal yang digelar di kawasan Alun-Alun Jombang.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendorong promosi dan pemasaran produk usaha mikro.
Mengusung tema nasional "Koperasi Berdaya, Indonesia Berjaya", Bupati Warsubi mengajak seluruh insan koperasi terus beradaptasi dengan perkembangan zaman melalui penguatan tata kelola, peningkatan kualitas sumber daya manusia, pemanfaatan teknologi digital, serta keterlibatan generasi muda.
Baca Juga: Pengurus Yakin Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih Bisa Jadi Penggerak Ekonomi Rakyat
"Perkuat tata kelola, tingkatkan kualitas SDM, manfaatkan teknologi digital, serta libatkan generasi muda agar koperasi semakin maju dan relevan menjawab kebutuhan zaman. Jalan sehat ini bukan sekadar olahraga, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat,"kata Warsubi.
Artikel Terkait
Pemerintah Tekankan Tak Ada Jalur 'Ordal' dalam Rekrutmen Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih
Pemerintah Buka 35 Ribu Loker untuk Koperasi dan Kampung Nelayan Merah Putih, Statusnya Pegawai BUMN
Tim Wapang TNI Tinjau Koperasi Merah Putih di Jombang, Pastikan Program Berjalan Optimal
Bentuk Koperasi Nelayan, Prabowo: Mereka Melaut Bawa Es, Punya Gudang Pendingin
Prabowo Beberkan Asal Usul Ide Koperasi Merah Putih: Agar Rakyat Tidak Lapar dan Terjerat Lintah Darat