Peningkatan Kualitas SDM Pesantren, Pemerintah Alokasikan Anggaran Rp250 Miliar

photo author
Jagad Hanugrah, Mocosik
- Selasa, 7 Maret 2023 | 19:55 WIB
Sekjen Kemenag, Nizar Ali mengapresiasi langkah-langkah percepatan yang dilakukan LPDP beserta tim Kemenag, untuk merealisasikan Dana Abadi Pesantren (kemenag.go.id)
Sekjen Kemenag, Nizar Ali mengapresiasi langkah-langkah percepatan yang dilakukan LPDP beserta tim Kemenag, untuk merealisasikan Dana Abadi Pesantren (kemenag.go.id)

 

MOCOSIK.COM - Pemerintah akan mengalokasikan anggaran sebesar Rp250 miliar, untuk peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) Pesantren pada 2023.

Anggaran tersebut disiapkan melalui skema Dana Abadi Pesantren, yang bersumber dari Dana Abadi Pendidikan.

Alokasi anggaran ini dibahas bersama dalam rapat koordinasi percepatan penggunaan Dana Abadi Pesantren, antara Kemenag dengan LPDP Kemenkeu, yang berlangsung di lantai 2 gedung Kementerian Agama (Kemenag), Jakarta, Selasa (07/3/2023). 

Baca Juga: Ahmad Sahroni Kecam Dugaan Praktik Jual Beli Penerimaan Masuk Bintara

Hadir pada kegiatan acara tersebut, Sekjen Kemenag Nizar Ali, Dirjen Pendidikan Islam M Ali Ramdhani, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Waryono Abdul Ghafur, dan pihak LPDP yang diwakili Direktur Beasiswa LPDP serta Direktur Keuangan dan Umum LPDP. Gabung secara daring, perwakilan dari Ditjen Anggaran Kemenkeu.

Sekjen Kemenag, Nizar Ali mengapresiasi langkah-langkah percepatan yang dilakukan LPDP beserta tim Kemenag, untuk merealisasikan Dana Abadi Pesantren.

Menurutnya, apalagi sudah ada regulasi yang menjadi payung hukum dan keberadaannya juga sudah ditunggu kalangan pesantren.

“Di satu sisi, Dana Abadi Pesantren ini merupakan mandat dari Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren dan Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2021 tentang Pendanaan Penyelenggaraan Pesantren. Di sisi lain, kalangan pesantren juga sudah menunggu-nunggu kapan Dana Abadi Pesantren ini bisa diwujudkan,”terang Nizar Ali.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam, Muhammad Ali Ramdhani menjelaskan, tentang skema penggunaan Dana Abadi Pesantren 2023. Anggaran ini sepenuhnya akan dialokasikan untuk pembiayaan beasiswa gelar atau non gelar, untuk jenjang S1, S2, dan S3, baik di dalam maupun di luar negeri, bagi kalangan pesantren.

“Oleh karena Dana Abadi Pesantren bersumber dari Dana Abadi Pendidikan, maka peruntukannya hanya bagi fungsi pendidikan, bukan untuk yang lainnya. Semisal dakwah atau pemberdayaan masyarakat, sebagaimana fungsi yang dijalankan oleh pesantren selama ini. Bahkan, untuk dukungan pelaksanaan atau manajemen pun tidak dibolehkan, karena aturannya memang demikian,"tegas Muhammad Ali Ramdhani. 

Baca Juga: Korlantas Polri Terbitkan Buku Panduan Soal Ujian SIM Permudah Mengurus Pembuatan SIM

Direktur Beasiswa LPDP Dwi Sularso, menyambut baik dan mendukung percepatan penggunaan Dana Abadi Pesantren.

“Pihak Kemenag tentu lebih memahami kebutuhan apa yang diperlukan oleh pesantren. Hal-hal yang bermuara pada kebutuhan untuk menyiapkan generasi Indonesia unggul dan andal, yang memiliki komitmen kebangsaan, tentu akan kita dukung sepenuhnya, termasuk dari warga pesantren,”ujar Dwi Sularso.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Jagad Hanugrah

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X