Strategi Kemenag Mengaplikasikan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di Madrasah & Sekolah Agama

photo author
- Selasa, 22 Agustus 2023 | 14:48 WIB
Kemenag telah merilis Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila yang kini diimplementasikan di berbagai Lembaga pendidikan  (kemenag.go.id)
Kemenag telah merilis Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila yang kini diimplementasikan di berbagai Lembaga pendidikan (kemenag.go.id)

MOCOSIK.COM - Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan, Kementerian Agama (Kemenag) telah merilis Buku Teks Utama (BTU) Pendidikan Pancasila yang kini diimplementasikan di berbagai lembaga pendidikan, termasuk di dalamnya lembaga-lembaga keagamaan yang menjadi binaan Kementerian Agama (Kemenag).

Wakil Menteri Agama, Saiful Rahmat Dasuki dengan tegas menyampaikan, bahwa seluruh struktur manajemen di tingkat eselon 1 pusat, Kantor Wilayah Provinsi, hingga Kantor Kemenag Kabupaten/Kota akan terlibat dalam penerapan BTU Pendidikan Pancasila di Lembaga Pendidikan Keagamaan.

Hal ini disampaikan Saiful Rahmat Dasuki, saat mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dalam Sosialisasi BTU Pendidikan Pancasila pada Jenjang Pendidikan Dasar dan Menengah, pada Satuan Pendidikan Pelaksana Implementasi Kurikulum Merdeka, yan diselenggarakan oleh Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP).

Baca Juga: Kemenag Membuka Pendaftaran Program Gelar Beasiswa Indonesia Bangkit 2023

"Penerapan Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila di Lembaga Pendidikan Keagamaan, merupakan suatu keharusan, dan ini sejalan dengan program unggulan Kementerian Agama, yaitu Moderasi Beragama,"katanya di Jakarta Senin, (21/08/2023).

Sosialisasi tersebut turut dihadiri oleh Ketua Dewan Pengarah Badan Pembina Ideologi Pancasila (BPIP), Hj. Megawati Soekarnoputri, yang juga memberikan pidato utama.

Turut hadir adalah anggota-anggota Dewan Pengarah BPIP, para pakar di bidang Ideologi Pancasila, para pemimpin BPIP, para menteri dari Kabinet Indonesia Maju, kepala-kepala lembaga pemerintahan non-kementerian, kepala-kepala lembaga non-struktural, serta kepala-kepala dinas dari provinsi-provinsi dan kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"Pelaksanaan BTU Pendidikan Pancasila akan melibatkan eselon 1, kantor wilayah (Kanwil), dan kantor Kemenag kabupaten/kota. Oleh karena itu, strategi implementasinya harus beragam agar tujuan dari BTU Pendidikan Pancasila dapat tercapai dengan baik,"tambahnya.

Selain melibatkan seluruh jajaran di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag), Saiful Rahmat Dasuki juga mengungkapkan, bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah merumuskan lima strategi kunci dalam mengimplementasikan BTU Pendidikan Pancasila.

Pertama, sinergi dengan Pokja Moderasi Beragama untuk menyebarkan informasi secara bertahap.

Kedua, mengembangkan studi dari Teks Utama dengan melibatkan Pusat Studi di Pendidikan Tinggi Keagamaan.
Ketiga, menjadikan BTU sebagai referensi utama dalam Kurikulum Inti setiap satuan pendidikan.
Keempat, mempublikasikan BTU sesuai dengan konteks lembaga pendidikan keagamaan bekerjasama dengan Pusat Studi.

"Kelima, penguatan regulasi. Sejalan dengan kurikulum, regulasi menjadi kebutuhan penting,"tegas Saiful Rahmat Dasuki.

Lebih lanjut, Saiful Rahmat Dasuki mengungkapkan, bahwa Buku Teks Utama Pendidikan Pancasila akan diimplementasikan di berbagai lembaga pendidikan formal di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag), seperti Madrasah, Sekolah Agama, Pendidikan Diniah Formal, Sekolah Pendidikan Muadalah, dan pesantren.

Baca Juga: Jadwal Pelaksanaan Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan CPPPK Kemenag, Ini Caranya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Rudiyanto Mocosik

Sumber: kemenag.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X