nasional

Pemkab Jombang Gelar High Level Meeting dan Rakor TPID, Ini yang Disampaikan Sugiat

Kamis, 16 November 2023 | 19:33 WIB
Jelang Natal dan Tahun Baru, Pemkab Jombang menggelar High Level Meeting dan Rakor TPID (jombangkab.go.id)

JOMBANG, MOCOSIK.COM - Pemerintah Kabupaten Jombang melalui Bagian Perekonomian Setdakab Jombang, menggelar High Level Meeting (HLM) dan Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jombang, di ruang Bung Tomo Kantor Pemkab Jombang. Rabu, (15/11/2023) pagi.

Kegiatan acara rapat dipimpin langsung oleh Pj Bupati Jombang Sugiat, Ketua DPRD Kabupaten Jombang Mas'ud Zuremi dan juga dihadiri segenap Kepala OPD lingkup Pemkab Jombang, para Camat dan Pimpinan Perusahaan Daerah.

Pada rapat tersebut menghadirkan beberapa narasumber, diantaranya Mas'ud Zuremi Ketua DPRD Kabupaten Jombang, Dr. Muhammad Aftabuddin Rijaluzzaman, S.Pt., M.Si Kepala Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur, Petrus Endria Efendhi Asisten Direktur Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur dan Drs. Parjan, M.Si Kepala Badan Pusat Statistik Kota Kediri. 

Baca Juga: Begini Tanggapan Pj Bupati Jombang Terkait Nopol Vespa yang Dikendarai

Pj Bupati Jombang, Sugiat S.Sos, M.Psi T dalam keterangannya menyampaikan, bahwa Rakor High Level Meeting antara Tim TPID Kabupaten Jombang, Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Timur, Biro Perekonomian Provinsi Jawa Timur, ini merupakan dalam rangka upaya menekan dan mengendalikan angka inflasi di Kabupaten Jombang, serta menciptakan perekonomian Kabupaten Jombang yang berkelanjutan dengan tingkat inflasi yang stabil.

"Sebagai gambaran, kondisi inflasi yang terjadi di wilayah Kabupaten Jombang dalam bulan Oktober 2023, Inflasi month to month adalah 0,20% lebih rendah dari Provinsi Jawa Timur sebesar 0,27%. Sedangkan inflasi year on year sebesar 2,97%, juga lebih rendah dari Propinsi Jawa Timur sebesar 3,25%. Dengan demikian, perkembangan inflasi di Kabupaten Jombang masih dibawah perkembangan laju inflasi Provinsi Jawa Timur,"terang Pj Bupati Jombang.

Sugiat mengatakan, bahwa fenomena yang terjadi pada saat ini, adalah terjadinya kenaikan harga bahan pokok pangan yang terjadi di seluruh wilayah Indonesia, termasuk di Kabupaten Jombang.

"Alhamdulillah, Pemkab Jombang melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kabupaten Jombang, bekerja sama bahu membahu dengan stake holder terkait. Mitra kerja seperti bulog, telah berusaha semaksimal mungkin untuk mengendalikan inflasi dengan menjaga kenaikan harga barang,"kata Sugiat.

Pj Bupati Jombang menyebut, jika komoditas barang yang mengalami peningkatan harga yang signifikan, adalah beras yang dipengaruhi oleh faktor cuaca terjadinya el nino, penurunan volume panen padi dan kebijakan pemberhentian ekspor beras.

"Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Tim TPID Kabupaten Jombang, diantaranya melaksanakan operasi dan sidak pasar secara rutin, pemantauan harga dan stok ketersediaan bahan pokok pangan, serta publikasi berkala kepada masyarakat, khususnya pasar-pasar yang menjadi lokus informasi harga bahan pokok pangan oleh Pemerintah Provinsi,"ujarnya.

Menurutnya, melaksanakan gerakan pangan murah berkolaborasi dengan bulog, juga menandatangani MoU terkait cadangan pangan Pemerintah Daerah berupa beras medium.

"Selanjutnya, saya berharap kepada seluruh peserta Rakor High Level Meeting, untuk bisa saling menjadi mitra yang aktif, pelopor dan penjuru atas misi besar kita semua ini. Dalam hal ini, tentunya diperlukan kebersamaan dan kerjasama kita serta seluruh elemen yang terlibat di dalam TPID Kabupaten Jombang. Selanjutnya, apa yang kita laksanakan ini dapat menjadi sumber kemakmuran, sumber kesejahteraan bagi masyarakat dengan kreativitas, inovasi, apa yang telah kita bangun dan kembangkan mudah-mudahan bisa membuat masyarakat lebih makmur dan sejahtera,"imbuhnya. 

Baca Juga: Pj Bupati Jombang Sugiat Hadiri Wisuda dan Pelantikan Stikes Pemkab Jombang

Dalam setiap kesempatan, Pj Bupati Jombang Sugiat yang selalu terjun langsung memimpin Operasi Pasar selalu berdialog dengan para pedagang dipasar memberikan tawaran untuk bisa turut mendistribusikan beras dari Bulog.

Halaman:

Tags

Terkini