Situs tersebut diretas oleh anonim bernama‘Jimbo’, sehingga mengakibatkan sekitar 204 juta data pemilih tetap (DPT) bocor dan dijual kepada publik di dunia maya, BreachForums.
Sedangkan data yang diretas Jimbo, mengandung sejumlah data pribadi yang vital. Mulai dari Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nomor Kartu Keluarga (KK) dan Nomor KTP—berisi nomor paspor untuk pemilih yang berada di luar negeri.
Setelah itu, juga terdapat data pribadi lainnya, berupa nama lengkap, jenis kelamin, tanggal lahir, tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kodefikasi kelurahan, kecamatan, dan kabupaten serta kodefikasi TPS.***