"Kami dalami alur peredaran narkoba ini, tidak menutup kemungkinan ada tersangka lain,"ujarnya.
Sementara itu, Kanwil Ditjen Pemasyarakatan Jawa Timur mengapresiasi kewaspadaan petugas Lapas Mojokerto.
Pasca kejadian, lapas langsung melakukan razia mendadak, sterilisasi blok hunian, serta memperketat pengawasan kunjungan untuk mencegah kejadian serupa.
Kasus ini kembali menjadi peringatan keras, bahwa upaya penyelundupan narkoba ke dalam lapas masih terus terjadi, dengan modus yang semakin nekat dan berbahaya.
Aparat pun menegaskan komitmennya menjaga lapas tetap bersih dari narkoba sesuai program Zero Halinar (HP, Pungli, dan Narkoba).***